SuaraBekaci.id - Buntut kejadian kecelakaan beruntun truk Pertamina dengan sejumlah kendaraan bermotor di Jalan Transyogi Cibubur-Cileungsi, Kota Bekasi pada Senin petang, 18 Juli 2022, warga menggelar pernyataan bersama.
Menurut warga dari Forum Warga Cibubur, aksi solidaritas warga terkait kecelakaan maut ini agar traffic light di lokasi kejadian tersebut segera dicopot.
Banyak warga menganggap jika pemasangan lampu merah demi kepentingan pihak CBD Citra Grand. Pengoperasian lampu merah itu sendiri baru 3 bulan lalu
"Kami menduga, pemasangan lampu merah tersebut hanya untuk kepentingan developer CBD Citra Grand," ucap Lisman Hasibuan, perwakilan Forum Warga Cibubur.
Usulan warga setelah kejadian kecelakaan beruntun ini ialah traffic light di jalan Transyogi Cibubur diganti dengan lampu kuning saja karena konstruktur di jalan tersebut menurun, menanjak dan berbelok.
"Kalau pemerintah tidak menutup total lampu merah dan u-turn, kita pastikan warga akan melakukan aksi menduduki jalan (aksi unjuk rasa). Estimasi massa bisa ribuan nanti," tambah Lisman Hasibuan.
Untuk penempatan lampu merah di lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas masih di selidiki oleh Wilan Oktavian selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta dan Jawa Barat.
"Kalo ini saya lagi cari dokumennya karena kebetulan saya baru 10 sampai 11 bulan, karena kalo ini kalo gasalah pernah ada usulan tahun 2018 ini saya lagi cari dokumennya," ungkap Wilan.
Awalnya lampu merah tersebut di pasang pada Maret 2021 dan untuk pengoprasiannya baru 3 bulan yang lalu setelah pemasangannya.
Baca Juga: Fahri Hamzah Sebut Pejabat yang Izinkan Lampu Merah di CBD Cibubur, Sakit Jiwa!
Pengusulan lampu merah tersebut juga dari Pemerintah Kota Bekasi yang mengusul pada tahun 2018.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Sebut Pejabat yang Izinkan Lampu Merah di CBD Cibubur, Sakit Jiwa!
-
Korban Tewas Tabrakan Maut di Cibubur, Ruslan Sempat Cium Tangan Ibunya Minta Didoakan Selamat di Jalan
-
Keberadaan Lampu Merah CBD, Dishub Kota Bekasi dan Pengembang Perumahan Grand Cibubur Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia