SuaraBekaci.id - Viral video aksi pelecehan seksual kembali terjadi di Commuterline. Seorang penumpang Commuterline tujuan akhir Bekasi via Pasar Senen merekam aksi pelaku pelecehan seksual kepada korban.
Dari unggahan video akun Instagram @bekasiinfo_id disebutkan bahwa aksi pelecehan seksual itu terjadi di antara Stasiun Duri dan Jatinegara.
"Penumpang yang memergoki aksi ini bukan kenalan/keluarga dari korban pelecehan seksual tersebut," tulis narasi dalam video yang diunggah tersebut.
"Modus yang dilakukan adalah dengan sengaja menempel-nempelkan badan ke korban, padahal di foto tersebut jarak antarpenumpang sangat renggang, dan KRL terpantau lengang,"
Dari video yang diunggah juga terlihat chat antara saksi mata aksi pelecehan seksual dengan admin akun Instagram @KAI Commuterline,
Dalam chat itu disebut pelaku ialah pria dengan usia sekitar umur 30-an.
"Awalnya saya biasa saja sampe saya sadar bahwa cowok itu makin mepet ke mbak-mbak itu," tulis saksi mata.
Dikatakan oleh si saksi mata bahwa korban saat itu dalam keadaan tidur. Pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan menyentuh area sensitif korban.
Saksi mata lalu mengambil foto saat si pelaku beraksi dan korban terbangun. Korban lalu pindah posisi tempat duduk. Saksi mata lalu memberikan foto saat si pelaku beraksi kepada korban.
Baca Juga: Timnas Thailand Diguncang Kasus Pelecehan Seksual, Posisi Madam Pang Terancam Dicopot
Dikatakan saksi mata bahwa saat si korban pindah gerbong, si pelaku kemudian memberi ancaman kepada dirinya.
"Saat mau masuk stasiun Jatinegara saya pindah gerbong karena ga nyaman diliatin. Eh ternyata dia ngikutin saya sampai ke gerbong lain,"
Pelaku kemudian turun di stasiun Jatinegara dan saat turun menurut saksi mata, pelaku sempat menujuk dirinya dan memperagakan gaya mengancam.
"Dan ngeragain gaya org mau motor leher. Di sana saya kaget tapi dia masih liatin saya," tulis saksi mata.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental