SuaraBekaci.id - Buah nanas, arang dan tusuk sate menjadi barang yang banyak dicari di setiap momen Idul Adha. Ketiga barang tersebut merupakan pelengkap pembuatan sate sapi dan kambing.
Imbas dari permintaan yang tinggi, penjual buah nanas dan arang batok atau kayu mendulang rejeki di momen Idul Adha.
Nina, salah satu pedagang buah nanas yang berjualan di depan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mengatakan penjualannya meningkat saat momen Idul Adha.
"Alhamdulillah banyak yang beli. Ini lagi nunggu datang lagi stoknya, biasanya buat masak daging biar empuk kalau sekarang, " ujarnya di Jakarta, Minggu (10/7/2022).
Meski momen Idul Adha, dirinya tidak memanfaatkan dengan menaikan harga jual.
“Ngga ada dinaikin tetap 5 ribu jualnya, biarin aja harganya seperti hari biasa, “ tuturnya.
Nina menambahkan biasanya para pembeli mengolah nanas dengan cara diblender atau diparutkan lalu dilumuri pada daging sebelum dibakar agar daging lebih cepat empuk.
Selain penjual nanas, pedagang arang batok kelapa dan peralatan memanggang juga mendulang rejeki yang lebih dari hari biasanya di momen Idul Adha ini.
Jeki, salah satu pedagang musiman arang yang berjualan di depan Pasar Ciracas Jakarta Timur juga ikut berjualan di momen Idul adha.
Baca Juga: Gaya Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution saat Salat Idul Adha di Medan
“Biasanya dagang tas sama topi, kalau sekarang nambah juga jualan arang sama alat-alat bakar sate, ya momen setahun sekali ini, “ujarnya.
Jeki menambahkan kebanyakan pembeli yang datang membeli arang atau tusuk sate.
“Kebanyakan ya ini beli arang terus tusuk sate, yang beli kipas juga ada, kalau tempat bakaran sih ada juga cuma gak banyak,“ kata Jeki.
Dengan adanya pelonggaran PPKM di wilayah DKI Jakarta menjadi level 1, momen Idul Adha tahun ini benar-benar dimanfaatkan para pedagang untuk menambah stok dagangannya. [Antara]
Berita Terkait
-
Sate Kadal: Mencicipi Keunikan Rasa yang Menggugah Selera
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
-
Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi
-
Kapolri Minta Pengemudi Bus Tak Paksakan Diri Saat Mudik Nataru
-
5 Spot Wisata Kuliner Jogja: Asli Sedap, Bukan Efek Marketing FOMO
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar