SuaraBekaci.id - Debut Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy di pekan ke-25 J-League 2 melawan Tochigi SC di Kanseki Stadium Tochigi, Rabu (6/7/2022) memakan korban.
Salah satu staf klub resmi diperhentikan oleh Tokyo Verdy. Hal ini lantaran kebocoran informasi mengenai debut Arhan.
Informasi Pratama Arhan debut di Tokyo Verdy pertama kali diungkap oleh penerjemahnya via akun Instagram Stories @goldbraka sehari sebelum pertandingan melawan Tochigi SC.
Namun unggahan itu kemudian dihapus. Hal ini lantaran perbuatan tersebut melanggar aturan di J-League.
"Staf klub Tokyo Verdy melalui akun Instagram pribadi setaf membocorkan satu nama pemain yang akan dimainkan ke publik. Menanggapi hal ini, klub melakukan investigasi dan memutuskan memecat staf," tulis laporan resmi klub, Tokyo Verdy.
Menurut penjelasan pihak klub, bahwa unggahan itu sendiri diketahui oleh staf dari departemen lain dan segera menginstruksikan staf itu untuk menghapusnya.
"Sekitar pukul 18:00 sehari sebelum pertandingan, unggahan itu diketahui oleh staf dari departemen lain dan segera menginstruksikan agar unggahan tersebut dihapus,"
"Kami juga menegaskan bahwa staf klub tidak memiliki niat tidak adil seperti menikmati keuntungan apapun dengan membocorkan informasi atau menguntungkan lawan,"
Menurut pihak klub, tindakan penerjemah Arhan memang melanggar ketentuan di J-League yakni Bab 1 pasal 3.
Baca Juga: Gara-gara Bocorkan Pratama Arhan Bakal Debut, Penerjemahnya Dipecat Tokyo Verdy
"Kami telah memutuskan untuk menyalahkan staf karena melanggar aturan yang berbunyi, 'Jangan mengungkapkan atau membocorkan rahasia atau keadaana internal apa pun kepada pihak ketiga'," bunyai pernyataan resmi klub.
Ke depannya pihak klub berjanji akan menguatkan kebocoran informasi yang bisa terjadi. '
"Tokyo Verdy akan memperkuat sistem manajemen informasi dan berupaya agar kejadian sama tidak terulang kembali,"
"Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan para penggemar, pendukung dan semua pihak terkait,"
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan