SuaraBekaci.id - Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menegaskan bahwa dirinya akan fokus pada empat masalah utama di Kabupaten Bekasi. Empat masalah utama ini akan ia selesaikan di dalam program yang disusunya untuk satu tahun ke depan.
Dani menjelaskan fokus kerja pertama adalah terkait persoalan pembangunan infrastruktur yang dikelompokkan menjadi tiga sub-program yakni perhubungan, permukiman, serta pembangunan fasilitas publik.
"Di bidang perhubungan meliputi jalan, drainase, dan penerangan jalan umum. Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah, dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum," paparnya.
Permasalahan utama kedua yakni mengurangi angka pengangguran masyarakat, khususnya bagi mereka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi. Realisasi program ini dengan pembentukan satuan tugas yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan lintas sektoral terkait.
"Masalah kedua adalah SDM, terkait tenaga kerja dan pengangguran. Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti Satgas COVID-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan," ucapnya.
Dani juga akan mengupayakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan kolaborasi yang melibatkan perusahaan swasta melalui program pendanaan corporate social responsibility (CSR).
Sama halnya dengan masalah pengangguran, ia juga akan membentuk satuan tugas khusus dari internal Pemerintah Kabupaten Bekasi serta eksternal swasta.
"Ketiga masalah pendanaan, kami akan cermati, selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan 'CSR'. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana 'CSR' ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari APINDO, KADIN dan pengelola kawasan industri untuk duduk bersama dalam satu komite agar nanti terang-benderang," tuturnya.
"Terakhir dan tak kalah penting, saya juga akan melakukan pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi pelayanan," imbuh dia. [ANTARA]
Baca Juga: Wagub Jabar Sebut Banyak yang Incar Posisi Pejabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan: Innalillahi
Berita Terkait
-
Tahun Ini Masa Jabatan Kepala Daerah di Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya dan Cimahi Bakal Berakhir
-
Akhmad Marjuki Segera Diberhentikan, DPRD Kabupaten Bekasi Harapkan Hal Ini kepada PJ Bupati yang Baru
-
Jelang Mudik Lebaran 2022, Vaksin Booster di Kabupaten Bekasi Dekati Target Vaksinasi Pemkab
-
Anggaran Tak Cukup, Dishub Kabupaten Bekasi Meniadakan Mudik Gratis
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat