SuaraBekaci.id - Timnas Indonesia U-23 gagal meraih medali emas SEA Games 2022. Melawan Thailand U-23 di babak semifinal, anak asuh Shin Tae-yong itu menyerah dengan skor tipis 0-1.
Kegagalan ini pun membuat publik sepak bola Indonesia mulai meragukan kemampuan dan kapasitas Shin Tae-yong sebagai pelatih.
Belakangan publik Indonesia kembali memenuhi kolom komentar akun Instagram mantan pelatih timnas, Luis Milla @luismillacoach.
Di unggahan Milla tertanggal 5 Mei 2022, publik sepak bola nasional ramai-ramai mengutarakan keinginan mereka agar eks pemain Real Madrid itu kembali melatih tim Merah Putih.
"Comback coach," tulis salah satu akun @wan***
"Kembalikan luismilla," timpal akun lainnya.
"Come back stronger coach milaa," tambah akun @go***
"Coba ajahh timnas di pegang Luis Milla Lamaan dikit pasti udah jadi tim nasional yg paling di takuti inihh," ungkap akun @ase***
"Coach kami butuh anda," tambah akun lainnya.
Baca Juga: Masih Peduli, Luis Milla Beri Motivasi untuk Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021
Komentar senada lainnya banyak dituliskan publik sepak bola nasional. Mereka berpendapat bahwa Milla menjadi pelatih yang tepat untuk timnas Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memastikan posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia tetap aman meski gagal membawa Garuda Muda meraih emas.
"Kalau Shin Tae-yong kan kontraknya empat tahun. Aman. Insya Allah aman," kata Iwan Bule.
Apalagi, kata dia, peran Shin sebagai pelatih masih sangat dibutuhkan dalam menyiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20.
"Yang bersangkutan lebih dipertanggungjawabkan di U-20 nanti," kata Iwan.
Berita Terkait
-
Kalah Lawan Thailand di Semifinal SEA Games 2021, Nasib Shin Tae-yong Dipertanyakan
-
Media Korea Kecewa Shin Tae-yong Gagal Bawa Timnas Indonesia U-23 ke Final SEA Games 2021
-
Indonesia Banjir Kartu Merah Hadapi Thailand, Shin Tae-yong: Tidak Memperlihatkan Sikap Kesatria
-
Eks Staf Timnas Ungkap Shin Tae-yong Belum Sepenuhnya Paham Karakter Pemain
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?
-
Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!
-
36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, 4 Orang Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Miliar