SuaraBekaci.id - Pantai selatan Jawa Barat menjadi destinasi wisata favorit di libur Lebaran 2022 ini, tak terkecuali kawasan wisata Pantai Palabuhanratu Sukabumi.
Di H+1 Lebaran ini, banyak wisatawan dari berbagai daerah datang ke Sukabumi selatan untuk menikmati pantai-pantai eksotis yang ada di sana.
Namun wisatawan harus bersabar karena macet adalah 'bonus' bagi mereka sebelum menikmati pantai-pantai eksotis di pesisir selatan Sukabumi.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di wilayah Sukabumi macet di beberapa titik. Situasi ini memang sudah diprediksi akan terjadi karena Kabupaten Sukabumi memiliki sejumlah destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar kota, terutama pada libur lebaran seperti sekarang.
Salah seorang wisatawan asal Bekasi yang mengendarai mobil bersama keluarganya untuk berlibur ke Palabuhan Ratu, menceritakan sudah terjebak macet dari mulai keluar tol Bocimi,
"Dari keluar tol udah macet, sampe sini (Parungkuda) 3 jam lebihlah," Ungkap Juni (42 tahun), Selasa (3/5/2022).
Wisatawan lain juga mengeluhkan hal serupa.
"Ya disabarin aja, soalnya libur ga lama jadi nyempetin buat keluarga," tutur Soni (35 tahun).
Ia membawa anak dan istrinya untuk menikmati pesona alam di sekitar pantai Palabuhan Ratu.
Baca Juga: Hari Kedua Lebaran, Jalan Menuju Malioboro Dipadati Kendaraan Wisatawan
Dari pantauan sukabumiupdate.com sendiri lalu lintas di jalan Raya Sukabumi sudah mulai tersendat sejak Selasa pagi sekitar pukul 08.00. Kondisi ini diperkirakan masih akan bertahan hingga malam nanti.
Wisatawan dari arah utara untuk mencapai Palabuhanratu bisa melalui simpang cikidang ataupun cibadak. Sementara dari arah barat atau kota Sukabumi bisa melalui jalur Cikembar.
Melalui akun medsos resminya, Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi meminta wisatawan untuk bersabar, karena pantauan antrian kendaraan menuju kota Palabuhanratu mencapai kurang lebih 10 kilometer pada pantauan, Selasa 3 Mei 2022, pukul 13.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo