SuaraBekaci.id - Pemudik Lebaran 2022 diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem selama melintasi wilayah Karawang dan sekitarnya.
Permintaan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Karawang Yasin Nasrudin, Kamis (28/7/2022).
Sesuai dengan pengamatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah kini sedang memasuki peralihan musim yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
Menurut Yasin Karawang sebenarnya mulai memasuki musim kemarau. Namun saat ini, di sejumlah wilayah masih memasuki peralihan musim.
"Kondisi ini berpotensi memicu hujan sedang maupun sangat lebat hingga ekstrem dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang," katanya dikutip dari Antara.
Peralihan musim di momen mudik ini akan terjadi hingga awal Mei 2022. Itu berdasarkan prospek cuaca ekstrem mingguan di sejumlah wilayah Jawa Barat, mulai dari 25 April sampai 1 Mei.
"Dalam prospek cuaca ekstrem mingguan itu, Karawang masuk ke daftar wilayah yang masuk ke cuaca ekstrem," katanya.
Sementara itu, selama beberapa pekan terakhir ini hujan sedang hingga hujan deras terjadi di wilayah Karawang setiap sore hingga malam, demikian Yasin Nasrudin.
Baca Juga: Kaos Anies untuk Presiden Dipakai Pemudik Saat Program Mudik Gratis, PSI Geram
Berita Terkait
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?
-
5 Mobil Keluarga Harga Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee