SuaraBekaci.id - Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara jika kondisi tubuh sudah lelah. Pemudik terutama yang membawa kendaraan pribadi, disarankan untuk istirahat sejenak di rest area yang ada di sepanjang jalur mudik.
Di jalur Pantai Utara atau Pantura, Cirebon misalnya, terdapat rest area di objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi.
Selain dapat meregangkan otot tubuh yang lelah sepanjang perjalanan, Anda pula bisa berwisata ke Goa Sunyaragi nan eksotis.
Lokasi rest area di Goa Sunyaragi sendiri terletat tepat di tepi jalan pantura Cirebon yang menjadi perlintasan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain menawarkan area parkir yang luas, rest area di Goa Sunyaragi dilengkapi toilet dan tempat untuk beristirahat di antara pepohonan yang rindang.
"Kami membuka area parkir sebagai tempat istirahat bagi pemudik dengan fasilitas tempat beristirahat dan toliet, sampai lahan parkir yang luas dan sejuk," kata Kepala Bagian Humas Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS), Eko Ardi Nugraha.
Pihaknya pula bekerja sama dengan UMKM dan warga sekitar untuk menyediakan tempat berjualan.
"Jadi, pemudik bisa menikmati makanan khas Cirebon seperti empal gentong, tahu gejrot, maupun makanan lain," tambahnya.
Pemudik juga bisa berwisata dan berfoto di objek wisata Goa Sunyaragi yang merupakan goa karang buatan manusia tertua di Indonesia.
Baca Juga: Info Mudik 2022: Jalur Sumberjaya-Kadipaten Majalengka Mulai Macet Hingga 2,5 Km
Untuk ini, cukup dengan membayar tiket masuk Goa Sunyaragi seharga Rp 15.000 untuk umum dan pelajar atau mahasiswa Rp 10.000.
"Tiket masuknya tetap seperti hari biasa, Rp 15.000 untuk umum dan pelajar atau mahasiswa hanya Rp 10.000, cukup buktikan dengan identitas," tutur Eko.
Rest area mudik di Goa Sunyaragi dibuka setiap hari mulai H - 7 dan H + 7 Idulfitri 2022 pukul 09.00 - 17.00 WIB.
"Goa Sunyaragi juga tetap akan buka di hari pertama lebaran (Idulfitri) untuk masyarakat dan pemudik yang rindu setelah 2 tahun tidak bisa mudik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak
-
Viral Koperasi Desa Merah Putih Dibangun di Area Makam, Kepala Desa Cigobang Beri Klarifikasi
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara