SuaraBekaci.id - Memasuki pekan kedua ramadan, harga daging sapi dan ayam terbilang tinggi. Seperti yang terjadi di Pasar Baru Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/4/2022) pagi.
Pedagang daging sapi, Aden mengatakan, kenaikan harga terjadi sejak awal tahun ini. Pada awal pekan Ramadan ini, daging sapi dijual seharga Rp 150 ribu perkilogram. Padahal sebelumnya dijual pada kisaran harga Rp 130 ribu perkilogram.
"Naiknya dari Januari 2022 kemarin. Naiknya juga bertahap dari Rp 120 ribu, terus naik jadi Rp 130 ribu. Nah sekarang dijual harganya Rp 150 ribu per kilogram," kata Aden saat ditemui SuaraBekaci.id.
Rupanya, kata Aden, aksi mogok dagang bulan lalu tidak membuahkan hasil yang signifikan. Bukan turun, harga daging sapi justru kembali naik.
"Demo gak ada hasil. Masyarakatnya harus beradaptasi dengan keadaan ekonomi," ungkap pria 26 tahun itu.
Sementara, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam. Para pedagang ayam di lantai dasar Pasar Baru Bekasi ini menjual daging ayam seharga Rp 38 ribu per kilogram.
"Kenaikan mulai awal puasa kemarin sampai sekarang belum turun lagi. Sebelumnya harga per kilogram itu Rp 25-30 ribu," tutur pedagang daging ayam, Supardi (45).
Sementara itu, untuk harga sejumlah jenis cabai relatif menurun dibanding sebelumnya.
Pedagang sayur mayur di Pasar Baru Bekasi, Dameria (40) mengtakan, untuk harga cabai jenis rawit merah dan keriting mengalami penurunan sejak beberapa hari terakhir. Ia menyebut saat ini harga dua jenis cabai itu dijual dikisaran Rp 25-30 ribu perkilogram.
"Sudah empat hari ini. Biasanya kenaikan (harga) itu pas mau puasa. Kalau sekarang gini justru harga cabai turun," kata Dameria.
Sebelumnya, lanjut Dameria, harga cabai rawit merah dan keriting sempat dijual seharga Rp 60-70 ribu perkilogram.
Sementara penurunan terjadi untuk harga bawang merah. Saat ini pedagang menjual seharga Rp 25 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp 40 ribu perkilogram.
Kontributor: Rino Fajar Setiawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka