SuaraBekaci.id - Pihak kepolisian telah menangkap dua pelaku yang menjadi tersangka atas tewasnya satu orang pada aksi tawran di Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa (5/4/2022) dinihari.
"Empat orang diperiksa, setelah diperiksa, yang memenuhi unsur pidana yaitu dua orang," kata Kombespol Gidion Arif Setyawan, Kapolres Metro Bekasi.
Dua tersangka tersebut dinilai sebagai eksekutor pengeroyokan korban, dengan menggunakan benda tumpul. "Ya itu kalo yang meninggal itu lukanya luka tumpul," ungkap Gidion.
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban meninggal dipastikan akibat serangan benda tumpul.
"Meninggal kalo itu luka nya tumpul berdasarkan hasil penyidikan," tuturnya.
Sampai saat ini, polisi masih mencari pelaku yang lainnya. Diduga masih terdapat beberapa pelaku lagi.
"Pasti ada pelaku lain yang kita identifikasi," jelasnya.
Kronologis kejadian tersebut bermula saat pelaku mendengar kabar adiknya terkena senjata tajam (sajam) saat tawuran dengan kelompok korban.
"Pelaku sebelumnya janjian melalui WhatsApp bermain perang sarung dan bertemu di TKP dengan kelompok korban, setelah tawuran berlangsung, pelaku mendengar adiknya terkena sajam saat kejadian tersebut, lalu menghampiri kelompok korban ," jelasnya.
Baca Juga: Tawuran Perang Sarung di Tangerang, 14 Remaja Diamankan
Setelah itu, pelaku bertemu dengan korban dan mengeroyok hingga tersungkur.
"Udah gitu pelaku ketemu dengan kelompok korban, lalu korban dipukuli hingga tersungkur," tutupnya.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka