SuaraBekaci.id - Sebanyak empat anak di bawah umur pelaku tawuran berinisial T, F, A, dan R, dikirim ke panti sosial di Suku Dinas Sosial Jakarta Utara.
Mereka dikirim ke panti sosial untuk menjalani perlakuan khusus (treatment).
Polsek Pademangan Komisaris Polisi Happy Saputra mengatakan, pihaknya mengirim empat anak itu ke panti sosial agar mereka bisa berubah.
"Karena masih di bawah umur, maka kami lakukan upaya untuk mengirim mereka ke dinas sosial agar segera diberikan 'treatment', sehingga mereka bisa berubah," kata Happy, Minggu (3/4/2022) dikutip dari Antara.
Tampak salah seorang ibu terlapor pelaku tawuran jatuh pingsan setelah menyaksikan anaknya dibawa bersama kendaraan operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Utara dari Markas Kepolisian Sektor Pademangan, Jakarta Utara.
Happy mengimbau orang tua lebih tegas terhadap perilaku anak-anak yang dianggap menyimpang, agar anak dapat menyadari kesalahan dan dapat mengontrol perilaku mereka di masa mendatang.
"Harapan kami ini memberikan efek jera kepada adik-adik kami dan juga untuk mengingatkan orang tua mereka untuk terus mengawasi anak-anak mereka," kata Happy.
Keempat terlapor tertangkap saat hendak melakukan tawuran di kawasan Ancol, Sabtu dini hari (2/4).
Happy mengatakan penangkapan tersebut berawal dari pemantauan tim patroli siber Polsek Pademangan pada unggahan terlapor di media sosial.
Baca Juga: Tawuran Pecah di Beberapa Titik di Kota Padang Saat Hari Pertama Puasa, Polisi Amankan 12 Remaja
"Informasi yang didapat oleh tim patroli siber, kami langsung informasikan kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah siap mencegah tawuran tersebut," kata Happy.
Berkat peran serta seluruh elemen masyarakat, aksi tawuran di wilayah Polsek Pademangan tersebut dapat dicegah agar tidak menimbulkan korban serta gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Jangan sampai kenakalan remaja ini bisa berbuat buruk terhadap korban sehingga seseorang meninggal dunia," kata Happy.
Ia menambahkan, Polsek Pademangan sudah memiliki basis data dan melacak hampir seluruh mayoritas grup media sosial para bocah nakal itu biasa membuat janji untuk tawuran.
"Dari hasil tersebut kami mendapatkan beberapa ID dan juga 'password' mereka, dan ditemukan upaya mereka untuk janjian di Pademangan, rekan-rekan bisa melihat dari hasil percakapan, mereka berencana melakukan aksinya di Ancol," kata Happy.
Happy mengatakan pihaknya bisa langsung mengambil tindakan ketika salah satu grup akun media sosial mereka melakukan unggahan langsung terkait ajakan melakukan tawuran seperti yang dilakukan akun Instagram bernama Tawakal 2018 Jakarta beranggotakan T, F, A, dan R pada Sabtu itu.
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Hujan Lebat dan Rob Sebabkan Banjir 50 Cm di Tanjung Priok
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar