SuaraBekaci.id - Nelayan di Pantai Utara atau Pantura Jawa Barat, tepatnya di Blanakan, Kabupaten Subang mengaku sering tak melaut lantaran kesulitan mendapat solar.
Bahkan dalam sepekan ini, mereka harus mencari solar ke SPBU yang jaraknya jauh dari mereka aga dapat melaut.
Nelayan Blanakan, Hasim engaku kesulitan mendapatkan solar di SPBN tempat para nelayan biasanya mendapatkan solar.
Diakuinya, dalam sepekan terakhir ia dan sejumlah rekannya tak bisa melaut karena kelangkaan solar di wilayahnya.
“Iya, sekarang solar sulit didapat. Kadang kami harus mencari solar ke sejumlah SPBU yang masih memiliki stok solar,” ungkap Hasim dikutip dari Jabarnews.com--jejaring Suara.com, Minggu (3/4/2022).
Hal yang sama diungkapkan nelayan lainnya, Suparji. Tak jarang ia harus mencari solar di SPBU lain.
“Saya gak bisa melaut karena solar kosong terus, akhirnya sekarang dapat juga di SPBU, gak apa jauh yang penting ada,” ujar Suparji.
Selain solar, BBM jenis Pertalite di jalur Pantura Subang juga mengalami kelangkaan. Sedikitnya tiga SPBU di sepanjang jalur pantura Subang stok Pertalite kosong pasca kenaikan harga BBM jenis Pertamax.
Baca Juga: Kronologi Mobil Terbakar Setelah Isi Pertalite di SPBU: Percikan Api Muncul di Bagian Belakang
Berita Terkait
-
Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?
-
Anggaran Subsidi Energi 2027 Ditambah, Harga LPG 3 Kg dan Tarif Listrik Tak Naik
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi