SuaraBekaci.id - Sebagai mitra pemerintah yang turut melakukan penjualan Surat Berharga Negara (SBN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sukses mencatatkan penjualan Sukuk Ritel Seri016 dengan pencapaian yang bertumbuh 31% (YoY) dari penjualan SR tahun lalu, dengan nominal penjualan mencapai Rp2,3 triliun. SR016 BRI tersebut dibeli lebih dari 3.500 investor pada penutupan penawaran (17/3/2022).
Seperti diketahui, Sukuk Ritel Seri016 merupakan instrumen investasi yang ditawarkan pemerintah sejak 25 Februari 2022 dan dikelola sesuai prinsip syariah. Adapun imbal hasil yang ditawarkan pada SR016 senilai 4,95% per tahun.
Terkait keberhasilan ini, Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, perseroan melihat kemajuan yang sangat positif dari masyarakat atas penjualan SR016. Larisnya penjualan SR016 menjadi bukti bahwa pengetahuan mengenai pentingnya berinvestasi semakin meningkat.
“BRI selalu mengoptimalisasi literasi dan edukasi terhadap produk SBN yang diterbitkan oleh Pemerintah. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan penyerapan investasi di sisi domestik,” ungkap Handayani.
Peran BRI sebagai mitra pemerintah dalam memasarkan produk SBN ini juga tak terlepas dari komitmen perseroan untuk turut mendukung proses pemulihan ekonomi. Selain itu, BRI juga terus berupaya membangun pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi dan misi yang diusung Presidensi G20 terkait peningkatan financial inclusion.
Penjualan SR016 sendiri merupakan bagian dari kontribusi seluruh masyarakat dalam membantu dan mendorong pemerintah dalam menyediakan APBN. Kontribusi ini juga bermanfaat untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Pemahaman masyarakat yang semakin melek terhadap berbagai instrumen investasi, termasuk keuntungannya ini pun semakin dimudahkan dengan pembelian secara online melalui sbn.bri.co.id.
Dalam mencapai target penjualan SR016, BRI melakukan pemasaran secara digital melalui media komunikasi online seperti sosial media, webinar dan sosialisasi virtual yang melibatkan nasabah perseroan. Penjualan ini pun digencarkan oleh unit kerja dari Kantor Cabang BRI, Kantor Cabang Pembantu BRI serta Sentra Layanan BRI Prioritas dan pastinya tenaga pemasar BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Ke depan, BRI juga terus berkomitmen menyediakan alternatif investasi yang sangat menarik dan aman bagi masyarakat.
Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta vs PSS Sleman di BRI Liga 1
Berita Terkait
-
Arema FC Tutup Musim dengan Kemenangan, Gilang Widya: Terima Kasih
-
Hadirnya Perjanjian Kerja Bersama Membuat Perusahaan dan Pekerja Berikan Efek Signifikan bagi Indonesia
-
BRI Terus Berupaya Ciptakan Suasana Kerja dan Hubungan Industrial yang Harmonis, Dinamis, serta Berkeadilan
-
Ciptakan Value Berkelanjutan dengan Serikat Pekerja Nasional, BRI Dapat Apresiasi dari Kemnaker
-
Kemitraan yang Kokoh dan Kondusif Dipercaya Dapat Berdampak Positif bagi Roda Perusahaan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka