SuaraBekaci.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memberikan pernyataan soal asupan yang bisa dikonsumsi masyarakat. Menurut Wapres, bahwa dua buah pisang sebenarnya sudah cukup mengenyangkan perut.
Pernyataan Wapres ini disampaikan saat menghadiri panen raya pisang Cavendish. Menurut Ma'ruf Amin, bahwa untuk kenyang tidak harus mengkonsumsi nasi.
"Kenyang tidak harus makan nasi, pangsa pisang di dalam negeri akan semakin potensial," kata Ma'ruf Amin mengawali sambutannya.
"Sebagai perbandingan, dua buah pisang itu setara dengan satu porsi nasi sebesar 100 gram,"
"Jadi sebenarnya, kalau bapak ibu makan dua buah pisang, itu artinya sudah cukup mengenyangkan untuk mengganti satu porsi nasi,"
"Jadi makan dua pisang tidak perlu makan nasi, tapi biasanya kita makan nasi iya, dua buah pisang iya, itu sudah berlebihan,"
Pernyataan dari Wapres ini kemudian menimbulkan reaksi beragam dari publik di sosial media. Mayoritas publik kemudian tak paham dengan pola pikir pejabat saat ini kepada rakyatnya.
"udah ga ngerti lg pola pikir pejabat sekarang," tulis salah satu pengguna Instagram @yud*** komentari postingan soal pernyataan Wapres ini.
"Makan pun sampe d atur pemerintah," timpal akun lainnya.
Baca Juga: Lebih Sering Diam, 3 Pernyataan Ma'ruf Amin Ini Langsung Hebohkan Publik, Termasuk soal Pisang
Masih banyak lagi komentar dari warganet yang tidak setuju dengan pernyataan Wapres ini. Sebelumnya publik juga dibuat geram dengan pernyataan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal minyak goreng.
Kritik dari publik yang ditujukan kepada pernyataan Megawati ini bahkan direspon oleh PDI Perjuangan dengan menggelar Demo Masak tanpa Minyak Goreng. Link pernyataan Wapres soal makan pisang, klik di sini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan