SuaraBekaci.id - Pergantian nama klub dari PCB Persipasi menjadi Persipasi sudah diajukan kepada Askot Kota Bekasi kepada Askot Provinsi PSSI Jawa Barat.
"Pengusulan pergantian nama klub itu diantaranya tertuang melalui surat yang bernomor 024/09/DS-PSSI, BKO/III-2022," ucap Muhammad AR selaku Ketua ASKOT PSSI Kota Bekasi, Selasa (29/3/2022).
Proses tersebut tentunya diharuskan mengikuti prosedur kebijakan yang berlaku dan harus terlebih dahulu mengikuti beberapa tahapan.
"Ya ini kan masih komunikasi dari pengurus, minta masukan dari pemerhati sepak bola. Tinggal kita nanti menunggu waktu, kalo memang ingin ke Persipasi lagi ya monggo," jelas AR.
Untuk menghindari polemik yang berkepanjangan perihal suatu nama klub, jajaran kepengurusan tentunya akan kembali diskusi lebih matang.
"Kita melalui pengurus ayolah kita rapat besar dulu kongres. Suara bulatkan mau kemana arahnya. Setelah itu kita engga perlu berfikir PCB atau Persipasi, kita berfikir bagaimana sepak bola di Bekasi ini maju," tutur AR.
Muhammad AR juga berharap kedepannya sepak bola di Bekasi akan maju untuk sesuai kepentingan koridornya, bukan untuk orang gila kepentingan.
"Ya mungkin bola di Bekasi ini bisa lebih maju ke depannya. Lebih baik dengan orang-orang yang gila bola, bukan orang-orang yang gila kepentingan," ucapnya.
Semenetara itu, pihak suporter Persipasi dengan lugas mendukung langkah dari Askot PSSI Kota Bekasi.
Baca Juga: Suporter Desak PCB Persipasi Kembali ke Khittah, Askot PSSI Bekasi: Nanti Kita Akan Duduk Bareng
"Kita hanya mau dukung apabila nama klubnya itu hanya Persipasi, bukan PCB Persipasi," ujar Zaly, Ketua Umum Supporter Bekasi Extreme (Soebex).
Kelompok mereka menilai Persipasi merupakan salah satu sejarah di Kota Bekasi yang tidak boleh dihilangkan.
"Persipasi kan bagian dari sejarah Bekasi mas sejak lama, masa sekarang jadi PCB Persipasi," jelas Zaly.
Melihat polemik tersebut yang sampai saat ini masih bergulir, pihak supporter lokal kemudian membuat slogan 'Persipasi Harga Mati!'.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan