SuaraBekaci.id - Menyambut bulan suci Ramadhan 2022, sejumlah kebijakan dikeluarkan pemerintah dan pihak terkait di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Salah satu kebijakan yang kemudian tuai komentar dari publik ialah soal buka puasa bersama diperbolehkan tapi tak boleh saling berbicara.
Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Satgas Covid 19, Wiku Adisasmito seperti dikutip dalam unggahan akun media sosial Instagram @info_karawang.
Pihaknya menjelaskan bahwa bukber dapat dilakukan sembari menjaga jarak, tidak perlu mengobrol dan jangan lupa untuk mencuci tangan.
Selanjutnya Satgas Covid 19 bekerjasama dengan Kementerian Agama dan pemerintah daerah akan berusaha memastikan masyarakat memahami situasi Covid di lingkungan masing-masing.
Ketentuan diperbolehkannya berbuka puasa bersama asalkan tak perlu berbicara membuat para warganet menuliskan komentar komentar nyeleneh dan lucu di kolom komenntar.
"Sebuah kebijakan yang hanya menguntungkan satu pihak saja yakni Master Limbab," celetuk akun @dedi***.
"Sekalian boleh bukber tapi makan dirumah masing masing," tambah @nunez***.
"Ngobrolnya lewat WhatsApp," timpal yang lain @suma***.
"Satgas Covid boleh bukber tapi gak boleh buka masker ya pas makan," kata akun @oyy*** sembari menyematkan emot tawa.
Baca Juga: Menohok! Warganet Soroti Aturan Boleh Bukber Tapi Dilarang Ngobrol, Ada Meme Avengers
"Ngobrolnya lewat video call aja," sahut @riza***.
"Bukber tanpa ngobrol konsepnya gimana ya tolong," tulis @mahmu***.
Dan diikuti dengan kebingungan dari warganet lainnya.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya