SuaraBekaci.id - Jelang Ramadhan, masyarakat diminta untuk waspada terhadap perederan uang palsu. Di wilayah Serang, Banten, Jawa Barat peredaran uang palsu mulai marak.
Menurut pihak Polres Serang Kota seperti dikutip Bantenhits melalui Suara Banten--Jaringan Suara.com, Sabtu (26/3/2022), satu orang pelaku pengedar uang kertas palsu berhasil ditangkap.
Pelaku dengan inisial LG diamankan warga saat berusaha kabur setelah menukar uang palsu di sebuah warung di Lingkungan Beberan Kelurahan Drangong, Taktakan, Kota Serang, Banten.
Keterangan dari pihak kepolisian menyebut bahwa pelaku berpura-pura membeli rokok dengan uang pecahan palsu sebesar Rp 100.000 sebanyak dua lembar.
“Modusnya penipuan dengan cara pelaku membeli empat bungkus rokok dengan menggunakan uang mainan atau palsu,” ujar Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea.
Pemilik warung yang menerima uang palsu pecahan Rp 100.000 dua lembar merasa curiga. Sadar bahwa aksinya itu diketahui pemilik warung, pelaku berusaha kabur.
Pelaku sempat akan dihakimi massa, namun berhasil diselamatkan. Saat polisi memeriksa pelaku ditemukan total uang palsu sebanyak Rp 900 ribu dengan pecahan Rp 100 ribu empat lembar dan pecahan Rp 50 ribu 10 lembar.
Sementara itu, Taktakan, AKP Tohirudin menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
Baca Juga: Waspada, Jelang Ramadhan Peredaran Uang Palsu Kian Marak di Serang Banten
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK