SuaraBekaci.id - Sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di wilayah Pulokapuk Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa ( 22/3/2022 ) sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban yang merupakan salah satu karyawan di kawasan EJIP berinisial IN ditemukan tergeletak dengan kondisi memprihatinkan mengenakan seragam lengkap di jalan pintasan menuju Pulokapuk dari Gang Yamaha Pasir Gombong yang mengarah ke patung kuda.
Kabar ini pun beredar viral di media sosial. Video jasad wanita itu diunggah salah satunya oleh pemilik akun @liputancikarang.
Dalam postingan yang beredar terlihat korban mengenakan seragam serba putih tergeletak tak bergerak di salah satu sudut jalan. Dari sekitar korban ditemukan sebuah tanda pengenal perusahaan dan tak ada kendaraan disana.
Keterangan saksi yang ditulis dalam caption menyebutkan bahwa warga setempat sempat mengira wanita malang itu adalah korban begal.
"Saya sekitar jam 5 lewat udah rame banget pak ngeliat katanya ada yang bilang dibegal tu cewek," ungkap salah satu pekerja yang berada di sekitar lokasi.
Banyak yang menduga bahwa ini adalah korban begal namun adapula diantara warga yang berspekulasi ini merupakan aksi pembunuhan.
Kabar yang santer menyebutkan korban merupakan seorang perantauan asal Kebumen Jawa Tengah membuat warganet miris melihat nasib naas yang menimpa dirinya.
"Gak kebayang perasaan ortunya di kampung," ratap akun @its.e***.
Baca Juga: Penemuan Mayat Tinggal Kerangka Gegerkan Warga Bukittinggi, Kepala Terlepas dari Badan
"Gimana perasaan keluarganya, shock banget pasti anaknya merantau cari nafkah tapi malah dimatiin sama begal mudah mudahan tenang disana mba," kata akun @tisn***.
"Jam 5 Cikarang belum aman," tulis pemilik akun @princ***.
Mereka beramai ramai meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini dan menguak siapa pelakunya.
"Usut tuntas jangan kasih tempat buat para sampah," tambah akun @a.nug***. Video jasad wanita di Cikarang, klik di sini
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka