SuaraBekaci.id - Program asuransi pertanian berbasis Area Yield Index (AYI) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mulai diterapkan pemerintah pusat.
Uji coba asuransi pertanian berbasis AYI ini dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN/Bappenas).
Ia mengatakan, uji coba asuransi pertanian berbasis AYI bertujuan untuk memberikan kepastian kepada petani dalam melakukan usaha tani apabila panen aktual lebih rendah dibandingkan dengan indeks ambang batas.
Menurut dia, Pemkab Karawang mengapresiasi Kementerian PPN/Bappenas yang telah membantu pihaknya dalam memberikan perlindungan bagi para petani.
"Dengan adanya pola baru untuk perlindungan kepada petani, kami atas nama pemerintah daerah juga menyambut baik sehingga ada pilihan bagi para petani kita untuk mengasuransikan lahannya," kata dia.
Sementara itu, uji coba asuransi pertanian berbasis AYI itu diresmikan secara virtual pada Rabu ini oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Arifin Rudiyanto yang mewakili Kementerian PPN/Bappenas. [Antara]
Berita Terkait
-
Penyandang Autisme Sukses, 5 Potret Kakak Sheryl Sheinafia Jadi Petani
-
Harga Sawit Riau Meroket, Petani: Harga Bahan Pokok Naik, Pupuk Makin Mahal
-
Bertambah 140 Pasien, Kasus Covid-19 di Karawang Capai 4.865 Orang
-
Antisipasi Kerugian Akibat Perubahan Iklim, Kementan Sarankan Para Petani Ikut Program AUTP
-
Canggih! Petani Muda Bali Manfaatkan Aplikasi dan Teknologi Pertanian, Lebih Menguntungkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan