SuaraBekaci.id - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan jadi sorotan. Hal ini lantaran Luhut terekam kamera menerima telepon ketika Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato.
Momen tersebut terjadi dalam acara peresmian kawasan Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada 2 Februari 2022. Peresmian ini disiarkan di channel YouTube Sekretariat Presiden.
Sejumlah pihak menyampaikan kritik terkait aksi Luhut tersebut. Sementara itu, pengamat politik, Rocky Gerung memiliki pandangan berbeda.
Menurut Rocky, hal seperti itu seharusnya tidak perlu dipersoalkan. Rocky melihat dari sisi yang berbeda terkait aksi Luhut tersebut.
"Kita tidak perlu mempersoalkan hal tersebut. Karena banyak kemungkinan yang terjadi yang mungkin sifatnya urgensi, seperti halnya mungkin ada informasi mengenai menteri yang kena Covid, dan sebagainya. Jadi Pak Luhut harus atasi itu," ungkap Rocky di kanal Youtube miliknya, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Rabu (9/2).
Hal senada juga dikatakan oleh jurnalis senior Hersubeno Arief. Menurutnya, asyarakat tidak berspekulasi terlalu jauh, apalagi berprasangka buruk.
"Jangan berprasangka dulu, tunggu jawaban resmi dari istana. Baru setelahnya akan kita tanggapi lagi,"
Sementara itu, juru bicara Menteri Luhut, Jodi Mahardi mengatakan bahwa Luhut kala itu menerima telepon dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Kata Jodi, Budi menelepon Luhut untuk menyampaikan dua laporan, yakni soal lonjakan kasus Covid-19 yang menyangkut pembelajaran tatap muka (PTM) dan evaluasi PPKM di Jawa-Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan