SuaraBekaci.id - Tagar #Luhutbiangkerok trending topic di Twitter hari ini, Selasa (8/2/2022). Hal itu disebabkan saat ini pemerintah kembali menerapkan PPKM level 3 di sejumlah kota besar.
Kabar penerapan PPKM level 3 ini disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin (7/2/2022). Tentunya, banyak netizen yang menyemprot Luhut.
Netizen pun banyak yang menghujat Luhut dan menuding rezim hanya mementingkan kelompoknya saja dan justru mendahulukan pihak asing.
“Luhut dan rezim ini hanya mementingkan kelompoknya saja. Nyawa rakyat dan hak hidup utk mendapatkan kesejateraan di negaranya di abaikan,” tutur akun JokoLipService, dari dikutip terkini.id -jaringan Suara.com, via Twitter pada Selasa, 8 Februari 2022.
“Hanya mendahulukan kepentingan aseng. Yang begini pengkhianat nih…harus di kasih pelajaran. #LuhutBiangKerok,” tandasnya.
Sebagai informasi, salah satu hal yang paling disorot netizen adalah tentang isi pernyataan Luhut yang disampaikan dalam acara virtual pada Sabtu, 5 Februari 2022.
Di sana, Luhut mengatakan bahwa lansia di atas 60 tahun dianjurkan untuk tidak keluar rumah selama satu bulan ke depan.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga mengumumkan sejumlah wilayah bakal dinaikkan status PPKM-nya menjadi level 3.
“Berdasarkan level asesmen, aglomerasi Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya akan ke level 3,” ungkapnya.
“Bukan karena tingginya kasus, tapi karena rendahnya tracing.” tandasnya.
Berita Terkait
-
DKI Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 3, Wagub Riza Patria: Bukan karena Tingginya Covid-19, Tapi Kurang Tracing
-
Sebut Jakarta Terapkan PPKM Level 3 Bukan karena Covid-19 Melonjak, Wagub DKI Beberkan Kekurangannya
-
Pengamat Soroti Sikap Luhut Angkat Telepon saat Jokowi Pidato: Etika Pejabat Publik yang Buruk
-
Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 di Jabodetabek, Legislator PDIP: Jika Tak Efektif Harus Naik Level 4
-
PPKM Level 3, Jabodetabek Bisa Gelar Pembelajaran Jarak Jauh
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka