SuaraBekaci.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi sampai saat ini masih memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 50 persen di tiap sekolah.
Meningkatnya kembali penyebaran Covid-19 membuat rencana PTM 100 persen kembali ditunda di Kabupaten Bekasi.
“Tadinya kita berencana ditanggal 7 Februari (PTM 100 persen tingkat SMP-red), tetapi karena melihat kondisi penyebaran omicron luar biasa. Kondisi di Bekasi sampai saat ini PTM kapasitas sampai 50 persen. Itu belum kita ubah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda setelah menghadiri Festival Literasi Anak di Gedung Wibawa Mukti pada Rabu (02/02), dikutip dari Humas Pemkab Bekasi.
Menurut Carwinda, awalnya Disdik Kabupaten Bekasi berencana membuka PTM 100 persen di Bulan Februari 2022. Namun, adanya prediksi puncak penyebaran Covid-19 terjadi pada Februari mempengaruhi rencana diberlakukannya PTM 100 persen di Kabupaten Bekasi.
“Rencana Bulan Februari mungkin akan kita tangguhkan dulu karena melihat perkembangan. Karena ada perkiraan titik kulminasi penyebarannya itu di bulan Februari,” tambahnya.
Dinas Pendidikan masih terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 terkait rencana pemberlakukan PTM di Kabupaten Bekasi.
“Sampai hari ini masih PTM 50 persen, untuk PTM 100 persen kita selalu berkoordinasi minta pendapat dengan Gugus Covid-19 yang tahu situasinya seperti apa,” katanya.
“Rencana kita berlakukan kapasitas 100 menjadi kita tunggu dulu, mungkin awal maret kita jalankan. Kita menunggu perkembangan Covid-19, khususnya omicron,” katanya melanjutkan.
Sebelumnya, seorang warga Kabupaten Bekasi yang berdomisili di Kecamatan Cikarang Utara terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron.
Baca Juga: Dua Tahun Tertunda, Film Mengejar Surga Siap Tayang 10 Maret Mendatang
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupayen Bekasi Alamsyah mengatakan, dinyatakan positif berdasarkan hasil tes laboratorium.
"Perlu saya sampaikan di Kabupaten Bekasi sudah ada kasus terkonfirmasi Omicron, ada satu orang," kata Alamsyah.
Dia menjelaskan seorang warga tersebut diduga terpapar Omicron saat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk kepentingan bisnis di awal Januari 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kabupaten Bekasi Diserbu Sampah Liar
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya