SuaraBekaci.id - Sebanyak 15 anggota ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berhasil diamankan pihak kepolisian dari Polres Bogor di perbatasan Bekasi-Cileungsi dan Jonggol-Cianjur, Jawa Barat.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, tidak hanya di wilayah itu saja, anggota GMBI juga diamankan di perbatasan Bogor-Cianjur dan Depok-Gunung Putri.
Saat menggeledah markasnya, polisi berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam dan kendaraan.
"Razia di jalan di 34 titik perbatasan wilayah hukum Polres Bogor, di antaranya Pos Sekat Rindu Alam perbatasan Bogor-Cianjur, Pos Sekat Gadog, sekat perbatasan Cianjur-Jonggol, sekat perbatasan Bekasi-Cileungsi, dan sekat perbatasan Depok-Gunung Putri," katanya, mengutip dari Antara, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, penertiban itu dilakukan untuk mengantisipasi agar anggota GMBI di wilayah Kabupaten Bogor tidak terprovokasi atas demo ricuh di Markas Polda Jawa Barat, Kota Bandung yang terjadi pada Kamis, 27 Januari 2022.
"Memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan anggota GMBI yang ada di Kabupaten Bogor untuk menahan diri, tidak terprovokasi terhadap kejadian yang terjadi di Polda Jabar," terangnya.
Iman menyebutkan, selain mengamankan 15 anggota GMBI, anggota kepolisian juga menyita sejumlah senjata tajam.
"Beberapa senjata tajam berupa samurai, parang, golok yang ditemukan di beberapa markas komando GMBI di wilayah hukum Polres Bogor," papar Iman.
Kemudian, Polres Bogor juga mengamankan lima unit sepeda motor dan satu unit kendaraan roda empat yang hendak digunakan anggota GMBI menuju wilayah Kota Bandung.
Baca Juga: Pengguna KRL di Stasiun Bogor, Bekasi Berkurang Jelang Libur Imlek
Berita Terkait
-
Pengguna KRL di Stasiun Bogor, Bekasi Berkurang Jelang Libur Imlek
-
313 Kendaraan Diamankan Usai Demo GMBI di Polda Jabar, Puluhan Tak Terdaftar di Data Kepolisian
-
Pria Asal Bogor Bikin Geger Warga Cimanggis Depok
-
Ungkap Kecewa karena Buah Hati Tak Mirip Rizky Billar, Lesty Kejora Dihujat Warganet: Jangan Kufur Nikmat
-
Selain Kandang, Pemkot Bekasi Juga Anggarkan Rp 4,3 Miliar untuk Ternak Kambing
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Makna Logo LPDP dan Sejarahnya di Indonesia
-
Imlek Prosperity 2026, BRI Hadirkan Pengalaman Eksklusif Sambut Tahun Kuda Api
-
Skandal Kuota Haji Memanas: Staf Asrama Haji Bekasi Jadi Saksi Kunci KPK
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!