SuaraBekaci.id - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memberikan pernyataan keras kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurut Hasto, Anies seperti mengabaikan wilayah pinggiran ibu kota.
Menurut Hasto, Anies lebih serius mengurusi lingkungan di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin belaka, dan abai dengan pinggiran Jakarta.
“Hal-hal yang berada di pinggiran Jakarta itu tidak mendapatkan sentuhan yang membawa perubahan secara sistemik bagi kemajuan daerah,” ucap Hasto, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Senin (31/1).
Anies lanjut Hasto, juga dianggap mengabaikan kebijakan positif gubernur pendahulunya seperti Jokowi hingga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Anies dinilai luput merawat taman dan danau di DKI Jakarta. Padahal pada zaman Jokowi-Ahok, kedua tempat itu sangat terawat.
“Contoh sederhana dalam membuat taman, dia merawat danau, membersihkan sungai yang dahulu dipelopori Pak Jokowi dan Pak Ahok yang secara spektakuler mampu mengubah Waduk Ria Rio,” tambahnya.
Hasto juga memprotes mengenai banyaknya eskavator yang tidak dipergunakan semestinya.
Alat berat yang seharusnya digunakan untuk kegiatan proyek tersebut disebut banyak terparkir sembarangan.
Baca Juga: Ekonom Faisal Basri Ramal Pemerintah Jokowi Ambruk Sebelum 2024, PPP: Pandangan Pesimistis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian di Balik Kecelakaan KRL, 31 Saksi Diperiksa
-
Trump: AS Akan Amankan Uranium Iran Dengan Cara Apa Pun