SuaraBekaci.id - Theresa Winatan membongkar sifat asli dari kawan akrabnya, Nia Ramadhani. Apa yang diungkapkan oleh Theresa ini tak banyak diketahui oleh banyak orang.
Salah satu sisi lain dari Nia Ramadhani yang tak diketahui banyak orang ialah sifatnya yang positif.
"Nia (Ramadhani) adalah tipikal orang yang sangat positif," ungkap Theresa di kanal Youtube Melaney Ricardo, Rabu (24/1).
Ditambahkan Theresa, Nia juga adalah sosok wanita yang ketika tak suka dengan situasi yang dihadapinya akan mampu bersikap dewasa.
"Nia juga tipikal orang yang saat dia badmodd, saat dia tidak nyaman dengan hal ini dan hal itu, dia bisa mengelola pikirannya itu," kata Theresa.
Bahkan kata Theresa, Nia Ramadhani adalah tipikal orang yang bisa menerima kondisi dan mampu berpikir dari banyak sudut pandang.
Theresa Winatan mengaku bahwa sampai saat ini, dia masih mengingat pesan dari Nia Ramadhani.
"Sabarnya seorang Nia, dari kehidupan pernikahan, pelajaran yang dia kasih apapun kondisinya, cowok itu tetap imam. Kalaupun dia marah-marah, kita sebagai wanita harus sabar,"
Bahkan di kondisinya saat ini, ucap Theresa, Nia selalu bersyukur dengan yang diterimanya.
Baca Juga: Korban Pembunuhan di Bekasi Nurut Diikat hingga Dibakap, Ternyata Pelaku Jagoan di Sekolahnya Dulu
"Dalam keadaan sekarang pun, kalau gue kaitin, dia sangatlah sabar. Ibaratnya kalau orang bilang 'mencari reason untuk mengucap syukur,'"
Theresa Winatan mengaku bahwa perkenalan pertamanya dengan istri Ardi Bakrie saat ia diminta kakak Nia Ramadhani untuk mengurus adiknya itu.
"Jadi awalnya gue kerja buat dia, gue teman kakaknya. Kakaknya minta gue untuk urus adiknya. Sebelumnya gue lawyering, lalu urus bisnis manajemen, tiba-tiba kakaknya minta gue untuk urus adiknya (Nia Ramadhani).
Theresa Winatan juga mengiyakan soal Nia Ramadhani yang tidak bisa mengupas buah salak.
"Benar, kak. Itu bukan hoax-hoax. Emang dia gak bisa buka salak. Tapi itu dulu, sekarang mah udah bisa," jawab Theresa menjawab pertanyaan dari Melaney Ricardo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput