SuaraBekaci.id - Legenda sepak bola, Abdul Kadir menjadi satu-satunya pemain asal Indonesia yang masuk ke dalam daftar FIFA Century Club.
FIFA Century Club adalah daftar pesepak bola pria yang mencatat 100 penampilan atau lebih untuk timnas negaranya. Daftar ini sendiri baru dirilis FIFA pada akhir tahun lalu.
Dalam rilis terbaru itu, Abdul Kadir yang merupakan seorang winger lincah milik Persebaya sejajar dengan sejumlah legenda sepak bola dunia seperti legenda Manchester United, Bobby Charlton hingga mantan bomber Chelsea, Didier Drogba.
Di catatan FIFA tersebut, Abdul Kadir memiliki 105 caps untuk timnas Indonesia. Jumlah caps yang sama juga ditorehkan oleh Bobby Charlton, Didier Drogba, hingga mantan bek Inter, Lucio.
Jika merujuk pada data dari rsssf, Abdul Kadir sendiri tercatat sudah 111 caps membela timnas Indonesia. Namun FIFA hanya mencatat 105 caps untuk level A di pertandingan internasional.
Abdul Kadir lahir di Denpasar pada 27 Desember 1948. Ia dikenal sebagai pemain Indonesia yang sangat lincah dari sektor sayap kiri.
Abdul Kadir ialah salah satu penggawa timnas Indonesia saat masih dilatih pelatih asal Yugoslavia, Tony Pogacnik. Ia juga sempat merasakan dilatih oleh Endang Witarsa hingga Djamiat Dhalhar.
Debut pemain yang dijuluki Si Kancil itu sendiri saat Indonesia tampil Ganefo (cikal bakal Asian Games) 1964 di Pyongyang. Saat itu usia Kadir masih 16 tahun.
Saat legenda sepak bola dunia, Pele datang ke Indonesia dan diundang ke TVRI, Abdul Kadir yang menemani pemain asal Brasil itu saat unjuk skill di hadapan televisi.
Baca Juga: Ucapkan Kata Ini, Shin Tae-yong Bikin Deddy Corbuzier Ngakak
Abdul Kadir juga yang menjadi salah satu pemain yang membela Indonesia saat melawan Israel di kualifikasi Olimpiade Munich 1972. Sayang pada laga itu, Indonesia kalah 0-1 dari Israel.
Padahal presiden FIFA saat itu, Sir Stanley Rous sempat menyebut Abdul Kadir dan rekannya, Yudo Hadianto sebagai pemain kelas dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi