Rahmat Effendi saat itu tidak memberikan izin Persipasi bermain di Stadion Patriot Candrabhaga. Larangan itu dikeluarkan beberapa bulan setelah stadion megah itu selesai direnovasi.
Surat larangan itu kemudian direspon oleh CEO Persipasi Bekasi, Yulianto Kartono untuk membubarkan tim berjuluk Laskar Patriot tersebut. Bang Pepen kemudian meralat bahwa Persipasi tidak bubar dan ia hanya menjalankan aturan perda terkait penyewaan stadion.
Persipasi vakum. Akhir 2014, Persipasi merger dengan Pelita Bandung Raya dan memiliki nama baru Persipasi Bandung Raya (PBR). Rahmat Effendi saat itu mengaku sangat lega dengan merger tersebut.
Sayangnya kemudian nama Persipasi Bandung Raya tak bertahan lama. PBR pada Maret 2016 dijual kepada Achsanul Qosasi, pemilik Madura United. Alasan penjualan saat itu disebabkan pihak PBR melakukan wanprestasi.
Bang Pepen saat itu menyayangkan penjualan PBR ke Madura United. Ia kemudian menekankan agar pengurus sepak bola di Bekasi bisa menjadi seorang profesional untuk bisa mendapatkan sumber dana.
November 2021, sepak bola Bekasi coba kembali dihidupkan oleh Rahmat Effendi. Ia melebur klub sepak bola Kabupaten dan Kota Bekasi. Klub baru ini bernama Patriot Chandrabaga (PCB) Persipasi.
Klub ini bermain di Liga 3 Indonesia dan bermarkas di Stadion Patriot Chandrabaga. Menurut Bang Pepen, alasannya untuk melebur dua klub itu untuk kembali memunculkan atmosfer sepak bola kota Bekasi.
Menurutnya kota Bekasi memiliki stadion yang megah yang akan sayang jika tidak memiliki klub sepak bola. Manajer PCB Persipasi Aan Suhanda yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kota Bekasi.
Aan mengatakan bahwa PCB Persipasi akan dibiayai KONI dari APBD Kota Bekasi sebesar 10 Persen. Meski ia tak merinci jumlah 10 persen tersebut.
Baca Juga: Pastikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terjaring OTT KPK, Firli Bahuri: Masih Diperiksa
Munculnya PCB Persipasi juga menimbulkan kontroversial. Anggota DPRD Bekasi, H.Sholihin menyoroti soal Bang Pepen yang menjabat sebagai ketua. Menurutnya, seharusnya PCB Persipasi dikelola oleh orang yang profesional di sepak bola.
Musim ini di Liga 3, PCB Persipasi berada di Liga 3 yang tergabung di Grup D bersama 4 tim lainnya, yaitu Bintang Timur, Citeureup Raya, PS Gunung Jati, dan Persika Karawang. Kota Bekasi terpilih menjadi tuan rumah dari gelaran Liga 3 Seri 1 Jawa Barat.
Pada laga perdana Liga 3 Seri 1 Jawa Barat, Rahmat Effendi sempat menonton laga perdana PCB Persipasi saat melawan Persika Karawang, 4 Desember 2021. PCB Persipasi saat itu menang 3-0.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan