"Dengan video ini saya mohon Bapak Jenderal Listyo Sigit bisa mendengarkan apa yang selama ini saya alami, dulu saya tinggal di Jakarta pak, tapi ketika saya mengalami kesulitan dan saat itu saya menggadaikan satu unit Honda PCX sebesar Rp 6 juta tapi ketika saya mau ambil motor itu dipersulit, " ucap Sita.
Kemudian ia melanjutkan kisahnya yang melibatkan oknum polisi.
"Di situ saya pernah minta tolong oleh salah satu anggota polisi, kebetulan pak polisi itu mau datang bersama temannya dan dipertengahan jalan motor itu sudah ketemu. Di tahun 2020, saya sudah mengeluarkan uang untuk operasional. Tapi ketika motor itu sudah ada, motor itu malah disalahgunakan digadaikan sampai 2021," lanjutnya berurai airmata.
Video berdurasi 2 menit 29 detik itu pun viral dan menyita perhatian publik.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok