“Memilih tidak mengucapkan Selamat Natal karena khawatir ada fatwa yang mengatakan itu persoalan akidah,”begitulah pandangan guru guru besar disana yang disampaikan Buya.
Kemudian ketika disinggung apakah Buya mengucapkan Selamat Natal atau tidak, Pendiri dan pengasuh Ribath Nouraniyah itu mengatakan bahwa ia memiliki pandangan tersendiri.
“Karena saya bukan seorang pejabat, bukan seorang pemimpin bukan direktur suatu perusahaan tidak ada hajat untuk mengucapkan selamat Natal,”ucap Buya.
Pihaknya hanya menyampaikan dua fatwa berbeda itu dengan tujuan mencerdaskan umat tanpa membenarkan maupun menyalahkan keduanya.
“Hanya ingin memberitahu bahwa ini ada dua pendapat dimana sekelas guru guru Saya, kalau mereka berbeda dan mereka tidak saling hujat menghujat kenapa kita saling menghujat?” begitulah kata Buya.
Ia mengatakan bahwa dirinya menganut Buya Hamka yang hanya mengatakan kata Selamat jika seseorang terdekatnya merayakan Natal.
Pada akhir Podcast tersebut, Buya mengatakan tidak melarang maupun memperbolehkan mengucapkan Selamat Natal, karena hal tersebut bergantung pada Fatwa mana yang dianut.
Buya Arrazy dikenal sebagai sosok pendakwah yang belakangan jadi perbincangan public lantaran kajian kajian yang ia sampaikan mengenai keislaman.
Ia merupakan pendiri dan pengasuh Ribath Nouraniyah lembaga kajian turats, ilmu aqidah, tasawuf dan amalan zikir yang berpusat di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Pria kelahiran Kota Tangah, Payakumbuh Sumatera Barat pada 21 April 1986 ini menyelesaikan Doktoral S3 di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012 – 2017.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Polemik Hafalan Al-Qur'an dan Hadiah Miras: Ketika Gimik Marketing Menabrak Sakralitas Agama
-
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Gugun El: Bisa Jadi Alat Propaganda dan Alat Politik Pemecah Belah
-
Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara