SuaraBekaci.id - Laga RANS Cilegon FC vs Sriwijaya FC berakhir imbang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Rabu malam.
Akibat hasil imbang tersebut, Sriwijaya FC tentunya mengubur impian untuk lolos ke Liga 1 Indonesia.
Namun, untuk klub milik Raffi Ahmad tersebut, tentunya berpeluang lolos ke Liga 1. Sebab, RANS Cilegon FC berhasil meraih poin 7 dan maju ke babak semifinal Liga 2.
Tambahan satu poin tak cukup bagi Sriwijaya FC untuk lolos ke semifinal karena mereka hanya menempati peringkat ketiga Grup X.
Pada babak pertama, Sriwijaya FC sudah langsung menyuguhkan permainan penyerang yang menciptakan peluang, seperti di menit ke-11 lewat Dedi Hartono meski gagal mencetak gol.
Pada menit ke-29, Dedi Hartono melakukan upaya tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping sisi kiri gawang Rans.
Secara permainan, Laskar Wong Kito memang terlihat mendominasi serangan, tetapi RANS juga memiliki beberapa peluang emas.
Persis di menit ke-45, Rans hampir saja mencetak gol, namun tendangan dari Chandra Waskito masih berada tipis di atas gawang Sriwijaya FC sehingga kedudukan kedua tim masih imbang 0-0 di akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC kian tampil ngotot karena memang membutuhkan tiga angka untuk modal minimal masuk semifinal.
Baca Juga: RANS Cilegon FC ke Semifinal Liga 2, Begini Komentar Rahmad Darmawan
Namun, serangan demi serangan yang dilakukan masih bisa dimentahkan pertahanan RANS sehingga belum tercipta gol hingga menit ke-60.
Pada menit ke-69, Imam Bagus hampir saja membobol gawang Rans setelah sontekannya gagal dihalau kiper Kartika Ajie, namun masih bisa diselamatkan pemain lainnya.
Sepuluh menit berselang, Hardiawan melancarkan tembakan ke gawang RANS, tetapi masih bisa diamankan Kartika Ajie.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan masih belum berubah sehingga pertandingan ditutup dengan skor imbang 0-0. [Antara]
Berita Terkait
-
Datang Kondangan, Raffi Ahmad Doakan El Rumi dan Syifa Hadju Cepat Punya Anak
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Raffi Ahmad Berduka atas Meninggalnya Nayato Fio Nuala: Berjasa dalam Perjalanan Hidup
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Buntut Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Akan Razia Seluruh Tempat Penitipan Anak
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun