SuaraBekaci.id - Polres Karawang akan melakukan pengecekan ke sejumlah tempat yang berpotensi menjadi titik keramaian saat malam Tahun Baru.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, biasanya masyarakat sering berkerumun di tempat perayaan Tahun Baru. Namun, kali ini akan dilakukan pengetatan oleh pihaknya.
"Kami sudah sepakat, nantinya akan ada lokasi-lokasi yang dilokalisir agar nantinya tidak dijadikan tempat perayaan tahun baru. Itu kami lakukan untuk mencegah adanya kerumunan," katanya.
Ia mengatakan sebanyak 825 personel gabungan dari berbagai unsur disiagakan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru.
Para petugas akan ditempatkan di 10 pos pengamanan dan pos pelayanan, di antaranya Tanjung Pura, Galuh Mas, Mega Mall, gerbang tol Karawang Barat, dan gerbang tol Karawang Timur.
Petugas juga akan ditempatkan di area istirahat KM 57, KM 62, gerbang tol Kalihurip, Masari, dan Gamon.
Dia menjelaskan skema yang diterapkan ialah putar balik kendaraan.
"Jadi nantinya semua kendaraan yang mengarah ke wilayah perkotaan akan diputar balik," kata dia.
Di titik-titik menuju kawasan wisata, pihaknya akan menempatkan dua pos khusus, yakni pos pertama adalah pos vaksin. Warga yang belum divaksin akan diarahkan untuk mengikuti vaksinasi, sedangkan pos kedua akan dipasang aplikasi PeduliLindungi.
Baca Juga: Cegah Kerumunan Pas Nataru, Pemkab PPU Bakal Tutup Tempat Wisata
Ia menegaskan petugas akan memastikan tak akan ada pesta perayaan tahun baru yang menimbulkan kerumunan di wilayah tertentu, seperti hotel atau tempat keramaian lainnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Rayakan Hari Imlek, 6 Grup K-Pop Ini Tampil Anggun dalam Balutan Hanbok
-
Potret Perayaan Imlek di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Ramalan 12 Shio di Tahun Kuda Api 2026: Karier, Keuangan, dan Asmara
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?
-
Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!
-
36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, 4 Orang Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Miliar