SuaraBekaci.id - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengimbau siswa untuk menghabiskan waktu liburan akhir tahun di rumah saja.
Inayatullah juga mengimbau orang tua agar tidak mengajak anak-anak usia sekolah jenjang PAUD-SD-SMP Kota Bekasi untuk berlibur ke luar kota. Ini mengacu pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan mencegah lonjakan penularan virus Corona.
“Prokes yang utama, usahakan jangan keluar kota jika tidak penting dan habiskan waktu berlibur di rumah saja biar aman. Dukungan orang tua sangat dibutuhkan demi keamanan putra-putri mereka dari risiko penularan Covid-19, selama libur Nataru akhir tahun nanti,” tegas Inayatullah, Rabu (15/12/2021).
Inayatullah menjelaskan, untuk jadwal akhir tahun Pembagian raport ditetapkan tanggal 23 Desember 2021, libur semester ganjil dimulai tanggal 27 Desember hingga 7 Januari.
“Surat edaran terbaru yang dikeluarkan oleh menteri dalam negeri, dan Kemendikbud saat ini sudah kami tanggapi melalui surat edaran baru Disdik bersama dengan walikota mengenai penerimaan raport dan juga libur sekolah," katanya.
Sementara Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III untuk jenjang SMA/SMK/SLB sederajat, Asep Sudarsono mengaku, surat edaran penerimaan raport dan juga libur sekolah belum dikeluarkan.
“Kalau KCD mengikuti kebijakan provinsi, nah dari provinsi belum mengeluarkan surat edaran terbaru. Tetapi katanya dalam waktu dekat akan dikeluarkan surat pemberitahuan terbaru,” ucapnya.
Namun sebelumnya KCD melalui surat edaran yang dikeluarkan pada 14 Juni 2021, perihal pedoman penyusunan kalender pendidikan tahun pelajaran 2021/2022 dapat menjadi acuan sekolah untuk sementara waktu.
“Didalamnya ada jadwal pembagian raport dan libur semester, jadi untuk sementara waktu bisa menjadi acuan sekolah sambil menunggu surat keputusan terbaru dari provinsi,” tuturnya.
Berita Terkait
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
KPK Buka Peluang Periksa Rieke Diah Pitaloka Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi
-
Resmi! Persija Jakarta Buang Satu Pemain Muda, Siapa?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee