SuaraBekaci.id - Dua unit kendaraan roda empat tertimpa pohon tumbang ketika hujan dan angin kencang melanda Kota Bekasi pada Sabtu (11/12/2021) kemarin.
Insiden pertama terjadi di Jalan Jembatan Besi, Kelurahan Teluk Pucung. Insiden lainnya menimpa sebuah kendaraan yang tengah melaju di Jalan Agus Salim.
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Bekasi Idham Kholid mengatakan, ada delapan titik di wilayahnya yang terjadi insiden pohon tumbang.
Kejadian pohon tumbang selama Sabtu kemarin terjadi di Jalan M Hasibuan, Jalan Raya Siliwangi, Jalan Agus Salim, Kalijati, Jalan Juanda, Jalan Dewi Sartika, Jalan Kartini, Jalan Raya Rawalumbu dan di Kecamatan Teluk Pucung.
Idham mengungkapkan secara keseluruhan, lokasi yang terdapat pohon tumbang tersebut telah ditangani oleh BPBD Kota Bekasi pada hari itu juga.
Menindaklanjuti kejadian pohon tumbang di beberapa titik lokasi di Kota Bekasi ini, Idham menyampaikan rencana BPBD Kota Bekasi ke depan agar kejadian serupa tak terulang.
“Kami akan mengevaluasi dari kejadian ini yakni perlu dilakukan pemangkasan pohon yang telah tinggi dan rindang utamanya di jalan jalan utama,” ungkap Idham Kholid, Minggu (12/12/2021).
Idham berharap tak ada kejadian pohon tumbang di Kota Bekasi ke depannya.
“Mudah-mudahan tidak terulang kejadian yang sama dikedepannya,” pungkasnya.
Baca Juga: Waspada Hujan Disertai Petir Guyur Kepri, Gelombang Tinggi di Laut Natuna
Peristiwa hujan angin disertai angin kencang di Kota Bekasi berhasil direkam oleh kamera warga.
Selain menyebabkan pohon pohon tumbang, hujan angin ini juga menyebabkan musibah tak terduga lain yang beredar di media social.
Seperti sebuah video yang beredar dari akun Instagram @onlinebekasi memperlihatkan sebuah acara pernikahan yang diguyur hujan angin, secara tiba tiba akibat terpaan angin kencang ditengah hujan tersebut, tenda dari pernikahan itu perlahan meliuk dan roboh seketika.
Jeritan suara orang sekitar yang tak menyangka ambruknya tenda tersebut mewarnai video yang berlokasi di Kampung Pulo Puter Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka