SuaraBekaci.id - Anitisipasi banjir luapan Sungai Citarum, warga Kecamatan Muaragembong di Kabupaten Bekasi bergotong royong memperbaiki tanggul di sepanjang daerah aliran Sungai Citarum, Selasa (30/11/2021).
Camat Muaragembong Lukman Hakim mengatakan, perbaikan tanggul Sungai Citarum merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir. "Ini upaya antisipasi terjadinya potensi tanggul jebol yang bisa mengakibatkan banjir akibat luapan Sungai Citarum," katanya, mengutip Antara, Selasa (30/11/2021)
Menurut dia, perbaikan tanggul dilakukan setelah pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
"Sudah sejak lama kami selalu berkomunikasi, berkirim surat, bahkan hingga ke Menteri PUPR dan BBWS Citarum agar perbaikan tanggul bisa segera dikerjakan, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan," katanya
"Alhamdulillah pelaksanaan pekerjaan perbaikan di sembilan titik lokasi tanggul kritis pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum sudah mulai berjalan. Kami bersama tim BBWS Citarum bergotong royong bersama warga di sini," tambahnya lagi.
Lukman memerinci, perbaikan tanggul dilakukan di empat titik di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti; empat titik di Kampung Biyombong Blukbuk, Desa Pantai Bahagia; serta satu titik di Kampung Bugis, Desa Jayasakti.
"Ada satu titik lagi di Kampung Tanjung Nuhun, Desa Pantai Sederhana. Di lokasi ini kami menerima bantuan 6.000 karung dari Baznas Kabupaten Bekasi," katanya.
Ia menambahkan, perbaikan tanggul Sungai Citarum diproyeksikan selesai pada akhir Desember 2021.
Baca Juga: Semua Alun-alun Kota Bekasi akan Ditutup Jelang Malam Pergantian Tahun Baru
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?