SuaraBekaci.id - Aliansi Ormasi di Karawang membantah bentrokan yang terjadi di Jalan Interchange Karawang Barat pada Rabu (24/11/2021) dipicu karena rebutan limbah di salah satu perusahaan di Karawang International Industrial City (KIIC).
Bantahan ini disampaikan perwakilan Aliansi Ormas, HME Suparno kepada wartawan saat memberikan klarifikasi di LBH Cakra, Jumat (26/11/2021) malam.
"Kami selaku masyarakat Karawang keterkaitan dengan pengelolaan limbah itu kondusif, isu tersebut tidak benar," kata dia kepada wartawan ketika memberikan klarifikasi di LBH Cakra, Jumat (26/11/2021) malam.
Namun, dia menegaskan penyebab bentrokan terjadi karena adanya konten bernada provokasi melalui aplikasi pesan singkat jang juga menyebar di jejaring media sosial.
"Dalam salah satu rekaman jelas bahwa ada pernyataan salah seorang, melengkapi dirinya dengan senjata api," ungkapnya.
Dalam provokasi tersebut, lanjut Suparno, juga dilakukan oleh mereka dengan merancang isu akan adanya penghadangan dari pihak Ormas Karawang pada kegiatan aksi LSM GMBI.
"Sebenarnya kita juga sudah berkomitmen dengan aparat penegak hukum bahwa tidak akan melakukan penghadangan, jika di sukan akan ada pengadangan dari pihak GMBI, itu sudah jelas tidak benar," ucapnya.
Bahkan, kata Suparno, salah seorang dari ormas GMBI Karawang juga mengintruksikan kepada jajaran GMBI Se-Jabar dan DKI untuk mengerahkan massa sekaligus uji nyali ke Karawang.
"Kami mendapatkan informasi dari media sosial yang bersifat provokasi, bahwa ada ribuan orang luar dari Ormas GMBI berdatangan ke Karawang untuk melakukan uji nyali," tutur dia.
Baca Juga: Buntut Demo Ricuh PP, Wagub DKI Minta Ormas di Jakarta Lebih Produktif
Kemudian, pihaknya mengambil langkah untuk mengumpulkan sejumlah ormas yang ada di Karawang dalam menyikapi isu tersebut untuk mencari jalan terbaik.
Pimpinan Aliansi Ormas Karawang juga sempat meminta agar kepolisian bertindak tegas untuk memulangkan massa ormas dari luar Karawang yang dikabarkan mulai merangsek masuk ke KIIC dan menekan salah satu perusahaan di sana.
"Kami dari masyarakat Karawang yang tergabung dalam Ormas GMPI, Laskar NKRI, Gibas Cinta Damai, Kompak, Laskar Merah Putih, Benteng Karawang, Satria Banten, dan Gibas Jaya, berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Karawang," ungkap Suparno.
Tak hanya itu, saat disinggung mengenai sempat terjadinya bentrokan yang mengakibatkan satu orang meninggal, ia menjelaskan bahwa itu diluar dugaan.
"Kami juga sudah berupaya menjaga kondusifitas, namun sangat disayangkan, ada tragedi diluar dugaan kami bahwa ada mobil yang merangsek langsung diluar sepengetahuan kami," tutur dia.
Kontributor: Akhmad Nursyeha
Berita Terkait
-
Tempat Kerja Ditutup dan Ditembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota
-
Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City
-
Ruang Raya Karawang 2026 Bakal Digelar Pekan Ini
-
Hendardi Apresiasi Polri Kawal Demo, Tapi Desak Usut Tuntas Ormas yang Intimidasi Demonstran
-
PSAD UII Bongkar Taktik Ganjil Polri: Sengaja Benturkan Mahasiswa dengan Ormas?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya
-
BRI Dorong Ekosistem Perumahan, Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades
-
Jakarta Bersih-bersih Kabel Semrawut Lewat Gerakan 5M
-
Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027