SuaraBekaci.id - Sebuah toko alat perabotan rumah tangga terbakar, tujuh mobil damkar pun turut diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.
Kebakaran itu terjadi tepatnya di Jalan RE Martadinata Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Sore berhasil dipadamkan. Proses pemadaman membutuhkan waktu sejam hingga proses pendinginan," kata Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Heru di lokasi kejadian, melunik dari Antara.
Heru menjelaskan peristiwa musibah itu diterima pihaknya dari laporan masyarakat dan selang 15 menit kemudian personel sudah tiba di lokasi kejadian.
Pihaknya mengerahkan sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran hanya saja api yang sudah terlanjur membesar itu tidak dapat dipadamkan dalam waktu cepat karena terkendala sumber air yang nisbi jauh dari lokasi kejadian.
"Tim kami sigap dan mampu menangani si jago merah sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain yang terletak di sebelahnya," katanya.
Dia menduga kebakaran itu disebabkan korsleting listrik dari toko yang terbakar dan beruntung tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut karena posisi toko memang sedang tidak beroperasi.
Salah seorang saksi mata Edi mengatakan titik api pertama kali terlihat di bagian atap toko pada siang hari sekitar pukul 15.00 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemadam kebakaran.
"Api dari belakang atap, terus merembet ke depan. Rukonya memang lagi tutup, itu toko perabot rumah tangga," ucap dia.
Baca Juga: Suara Ledakan Bikin Kaget Pemilik Rumah dan Tetangga, Ternyata Lantai Atas Terbakar
Sementara pemilik toko Agustin mengaku hampir semua barang-barang yang ada di dalam toko ludes terbakar dengan kerugian ditaksir hingga dua miliaran rupiah.
"Memang sudah dua minggu tutup. Di dalam ada banyak perabot, elektronik, mebel, sama perabot rumah tangga. Nyaris habis semua karena mudah terbakar. Mungkin kerugiannya di bawah Rp2 miliar," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL