SuaraBekaci.id - Riri Khasmita merupakan asisten rumah tangga pribadi ibu almarhum Nirina Zubir. Dia terbukti bersalah telah merampas aset berharga milik ibu Nirina.
Ternyata, cara licik ART tersebut untuk merampas aset berharga Nirina Zubir dengan mengaku bahwa dirinya merupakan anak angkat dari ibu Nirina.
Pengakuan ART ibunya tersebut diungkapkan oleh Nirina Zubir di akun YouTube TS Media.
Nirina Zubir mengungkap alasan ART ibunya, sampai berani menggelapkan aset kekayaan keluarganya.
Melalui akun YouTube TS Media yang diunggah belum lama ini, Nirina Zubir mengatakan kalau sang ART selalu mengaku sebagai anak angkat dari keluarganya.
"Kan dia selalu ngakunya anak angkatnya my mom. Jadi merasa punya hak. Hak sebagai anak yang diangkat," kata Nirina Zubir, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Senin (22/11/2021).
Karenanya, dia menyebut Riri Khasmita sampai berani mengalihkan sejumlah aset sang ibunda. Apalagi, ART itu bukan hanya menggelapkan enam surat tanah.
Dia juga sudah menjual aset ibu Nirina Zubir yang berada di Bogor, Jawa Barat. "Ada beberapa, Gunung Putri satu, Bogor satu. Semua sudah dijual," tutur Nirina Zubir.
Kini, Nirina Zubir berharap kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya bisa segera diusut sampai tuntas.
"Sekarang ini gue lagi bener-bener berkoar-koar buat bantu pihak kepolisian. Karena diduga setelah jual-jual itu ada aliran dana ke bisnis frozen food, lima cabang (milik Riri Khasmita)," bebernya.
Baca Juga: TERBARU Download YouTube MP3 Pakai Deturl dengan Hasil MP3, MP4 dan AVI
Sebagaimana diketahui, Nirina Zubir bersama keluarganya menjadi korban perampasan tanah. Pelakunya adalah asisten ibu dari bintang Get Married ini, Riri Khasmita.
Riri mengubah kepemilikan enam aset menjadi atas namanya dan sang suami. Selain dengan suami, ia dibantu notaris dan PPAT dalam melakukan aksinya itu.
Berita Terkait
-
Review Agensi Rumah Tangga: Cerita Kocak di Balik Pekerjaan ART
-
Kantah Kabupaten Bogor Digeledah Polisi Terkait Kasus Mafia Tanah PTSL
-
Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026
-
Bukan Disekap! Lansia di Penjaringan Kunci ART 2 Jam Karena Pergi Terapi Kesehatan
-
Belajar Memahami Manusia Lewat Buku The Art of Dealing with People
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?