SuaraBekaci.id - Memasuki hari ke-3 hilangnya warga Pondok Gede Kota Bekasi di Kawasan Pantai Sawarna berlanjut, Selasa (09/11/2021).
Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional ( Basarnas) Banten kembali melakukan penyisiran seorang wisatawan asal Bekasi, Jawa Barat, yang hilang terseret ombak di Pantai Ciantir, kawasan Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Minggu 7 November 2021 lalu.
"Kami berharap hari ketiga dapat menemukan wisatawan yang hilang, " kata Humas Basarnas Banten Wahyu saat dihubungi di Lebak, Selasa (09/11/2021)
Dalam pencarian itu, Basarnas Banten dibantu Polsek Bayah, TNI, BPBD, relawan penyelamat pantai, nelayan, dan warga setempat dengan melakukan penyisiran terhadap Zikri (21) wisatawan asal Bekasi yang hilang itu.
Ia mengatakan tim evakuasi melakukan penyisiran ke Pantai Layar hingga Pantai Pulomanuk dengan jarak tempuh empat kilometer dari lokasi kejadian.
"Basarnas Banten mengerahkan Kapal Rescue Car, Palsar Air dilengkapi Palsar Komunikasi, Palsar Medis dan APD hazmat. Tim evakuasi juga menggunakan perahu kincang dengan mesin motor yang biasa dipakai nelayan dan TIm juga berjalan kaki menelusuri kawasan pesisir pantai," ujarnya.
Pencarian dan pertolongan wisatawan asal Bekasi itu melibatkan puluhan orang. "Kami berharap cuaca normal, seperti pencarian hari kedua, sehingga penyisiran berjalan lancar, " katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pihaknya menerjunkan perahu karet untuk penyisiran wisatawan yang hilang di Pantai Ciantir.
"Tim relawan yang berasal warga pesisir ikut membantu karena mereka memiliki kompetensi untuk penyisiran korban kecelakaan laut. Kami berharap mereka tetap berkoordinasi dengan tim evakuasi lainnya untuk menemukan wisatawan itu, " katanya.
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan