SuaraBekaci.id - Tersangka EM (60) pelaku pembacokan tetangga gara-gara WiFi ditangkap polisi dirumah temannya di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi.
Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim mengatakan tersangka EM sempat kabur ke wilayah Sumatra dan kembali lagi karena kehabisan uang.
"Menurut pengakuan pelaku, setelah melakukan pembacokan, dia (pelaku) melarikan diri yah katanya mengembara saja, sempat ke Sumatra juga, lalu (dikatakan) uangnya habis, lalu kembali lagi ke Bekasi," katanya, Sabtu (6/11/2021).
Setelah kembali ke Bekasi, lanjut Mustakim, tersangka EM bersembunyi dikediaman temannya di wilayah Babelan dan bekerja sebagai supir tembak.
"(tersangka EM) Ke kediaman temannya di daerah Babelan jadi sebagai supir tembak," jelasnya.
Kepada polisi, tersangka mengaku kesal kepada korban karna tidak mengakui korban telah mencuri WiFi pelaku.
"Pelaku kesal terhadap korban, karena Telah Menggunakan Wifi milikya tanpa izin, dan pelaku pernah menegur korban agar tidak menggunakan WiFi milik pelaku, namun korban tidak mengakui, bahwa telah memakai WiFi milik pelaku," ujarnya.
Atas perbuatannya tersebut, EM (60) dikenakan pasal 351 tentang penganiayaaan dengan ancaman kurungan penjara 2 tahun 8 bulan penjara.
Sebelumnya, Warga Perumahan Karanganyar Residence, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Lasdo menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri.
Aksi tersebut terpantau CCTV lingkungan yang kemudian tersebar dan viral. Pelaku berinisial EM (60) nekad membacok Lasdo karna menuding korban telah mencuri WiFi miliknya.
Korban Lasdo mengatakan tidak punya waktu untuk bersantai atau mencuri WiFi karna kesibukannya bekerja.
"Saya mohon maaf, saya kan punya warung. Saya sama istri setiap hari sibuk kerja nganterin gas sama air," jelasnya kepada wartawan.
"Ibaratnya enggak ada waktu buat santai-santai, boro-boro pakai wifi tetangga, nikmatin wifi di rumah saya sendiri saja jarang," lanjutnya.
Atas kejadian pembacokan itu, Lasdo menerima 8 jahitan yang diakibatkan sabetan senjata tajam pada bagian kiri kepala.
"Ini luka sobek 8 jahitan di kepala bagian kiri," kata Lasdo.
Berita Terkait
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
5 Router Dual Band Terbaik 2026: Internet Ngebut Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home
-
Internet Rakyat 100 Gbps Biaya Rp100 Ribu Sudah Bisa Digunakan, Ini Cara Daftarnya
-
Giliran Rumah Kajari Kabupaten Bekasi Disegel KPK
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar