"Ini harus mencakup kebebasan untuk memilih apa yang akan dikenakan, tetapi juga kebebasan untuk memilih apa yang tidak akan dikenakan."
Taner mengatakan di Prancis, di mana kebebasan sangat dihargai, "ada standar ganda di mana kebebasan ini tidak dilindungi pada tingkat yang sama" untuk kelompok tertentu, seperti kaum perempuan Muslim.
Dewan Eropa merilis gambar-gambar pada minggu lalu untuk kampanye melawan diskriminasi anti-Muslim.
Salah-satu slogan di salah satu iklan berbunyi: "Kecantikan ada dalam keberagaman sebagaimana kebebasan ada dalam hijab".
Sejumlah politikus Prancis terkemuka mengutuk pesan tersebut dan berpendapat bahwa jilbab tidak mewakili kebebasan.
Tetapi beberapa perempuan Muslim yang mengenakan jilbab berujar reaksi tersebut menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap keragaman dan hak untuk memilih apa yang dikenakan di Prancis.
Menteri Pemuda Prancis, Sarah El Haïry, mengatakan dia terkejut dengan satu poster yang menunjukkan sebuah gambar terbelah, satu sisi seorang perempuan berjilbab, dan satunya lagi tidak.
Dalam wawancara di TV Prancis, sang menteri menganggap poster itu mendorong para perempuan untuk mengenakan jilbab.
Dia mengatakan pesan ini mengguncang nilai-nilai sekuler Prancis, di mana dia menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kampanye tersebut.
Berita Terkait
-
Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan
-
Perempuan Indonesia Didorong Perluas Peluang Usaha dan Produk Kreatif ke Pasar Inggris
-
PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan
-
Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi