SuaraBekaci.id - Ratusan Mahasiswa geruduk DPRD Karawang, Rabu (03/11/2021). Aksi mereka menuntut agar Kejari dan DPRD kabupaten Karawang segera usut tuntas kasus dana bansos.
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Karawang itu beramai ramai mendatangi Kantor DRPD Karawang.
Aksi tersebut diunggah akun @mazari060607, terlihat mahasiswa yang sebagian mengenakan almameter berwarna biru tersebut membentangkan spanduk berwarna putih berisikan protes keras mereka terhadap program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) dan menuntut untuk tindakan tegas.
Beberapa diantara mahasiswa ini juga mengenakan atribut petani dan sebagian lagi mengibarkan bendera PMII serta bendera merah putih ditengah demo berlangsung.
Seruan protes sahut menyahut menggema di sekitaran depan area Gedung DPRD Karawang.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, aksi ini merupakan tindak lanjut terkait adanya indikasi penyelewengan anggaran dalam penyaluran program BPNT di Karawang.
Para demonstran meminta DPRD dan Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Karawang untuk mengusut tuntas dugaan kasus tersebut.
" Sahabat sahabat yang dibelakang dengarkan saya, perjuangan kita untuk menyampaikan aspirasi rakyat bukan hanya di gedung ini, namun hingga Kejaksaan sahabat sahabat, sepakat," seru Ketua Umum PMII Karawang, Riri Reza Anshori dengan lantang diikuti seruan tanggapan dari seluruh mahasiswa yang berada di bawah terik matahari saat itu.
Sekumpulan mahasiswa yang mengenakan masker tersebut terus menyuarakan aspirasinya, hingga akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar.
" Fasilitas disini adalah ruang rakyat, jadi mohon dengan tertib, mengikuti protokol kesehatan," ucap Pendi Anwar sembari mempersilahkan para pendemo untuk menyampaikan aspirasinya di ruang sidang.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober