SuaraBekaci.id - Jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dari dan tujuan Stasiun Bekasi meningkat di Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 ini.
Wakil Kepala Stasiun Bekasi Kurniawan Bellani Adinata menjelaskan, sejak PPKM Level 3 dan Level 2 dilonggarkan, penumpang meningkat hingga 30 ribu per hari.
Ini menurutnya sebuah lonjakan yang baik dibandingkan masa PPKM sebelum-sebelumnya.
"Apalagi waktu kelonggaran anak kecil sudah boleh naik KRL, lansia, itu agak lumayan meningkat, terus pekerja sudah tidak perlu menunjukkan surat kerja, itu jumlah penumpang meningkat lumayan," katanya Kurniawan, Senin (01/11/2021).
Per harinya kini kata Kurniawan KA Bekasi penumpang datang dan turun di Stasiun Bekasi menembus angka 30 ribu per hari untuk penumpang KRL dan 500 an untuk penumpang jarak jauh.
"Itu sudah ada kenaikan sekali dibandingkan level PPKM yang sebelumnya, sebelumnya kan paling di angka 250- 300 penumpang, Anjlok banget, sekarang rata-rata per hari kita laporan sudah mencapai 30 ribu per hari," jelas Kurniawan, Senin (01/11/2021).
Terlihat di pintu masuk selatan Jl Djuanda dan pintu masuk Utara Jl Perjuangan penumpang masih ramai memasuki area stasiun. Mereka pun tampak masih menggunakan aplikasi PeduliLindungi, masker dan standar prokes Pandemi Covid-19 lainnya.
Meski penumpang terus bertambah Kurniawan mengaku, pihaknya masih tetap berlakukan kuota PPKM pada jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Bekasi.
"Untuk yang dari Bekasi kita mendapat Kuota PPKM ini masih 340, kuota ini masih terus kita pakai" kata Kurniawan.
Penambahan Commuter Line Bekasi.
Sementara, jumlah penumpang KRL dari dan bertujuan Bekasi-Cikarang yang meningkat membuat penumpukkan penumpang terlihat di Stasiun transit seperti Bekasi dan Manggarai.
Tidak sedikit penumpang yang mengharapkan rangkaian KRL bisa ditambah agar arus penumpang tidak menumpuk dan menunggu lama.
Soal ini Kurniawan mengaku, pihaknya telah menambah armada KRL tujuan Bekasi dan sekitarnya.
"Ini sudah ditambah, dari semula 25 kalau tidak salah sudah di double-kan dari jumlah tersebut. Mungkin itu di jam-jam sibuk (penumpukan) jadi KRL agak sibuk pergi dan datang Bekasi dan sekitarnya," kata Kurniawan.
Kurniawan menganggap, terkadang penumpang Bekasi kerap kali mengulur waktu perjalanan atau memilih waktu KRL.
Berita Terkait
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Masih di RS Fatmawati, Begini Kondisi Bocah Bekasi Korban Peluru Nyasar
-
Ngeri! Dada Bocah 9 Tahun di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar Saat Asyik Bermain
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah