SuaraBekaci.id - Gara-gara uang Rp1 Juta, bukti WhatsApp Karang Taruna dan janda Karawang jadi viral.
Organisasi Pemuda Karang Taruna Karawang menjadi perhatian warganet. Sebuah unggahan pada media sosial Karawang mengunggah bukti percakapan antara warga dengan seseorang yang diduga anggota Karang Taruna.
Sebuah postingan berisi curahan hati seorang janda di Karawang mendadak viral di media sosial.
AF seorang ibu rumah tangga berstatus janda mengaku harus mengeluarkan uang sebesar 1 juta rupiah kepada karang taruna di wilayahnya saat dirinya hendak membuat dapur di rumahnya sendiri.
Bukti potongan percakapan perihal permintaan uang tersebut diunggah oleh beberapa akun media sosial Instagram, salah satunya akun @info_cikarang_karawang pada Minggu siang, 31 Oktober 2021.
Dalam unggahan tersebut terlihat percakapan Whatsapp AF memohon agar tidak dibebankan uang 1 juta, melihat kondisi ekonominya yang tidak baik, dan ia berusaha menjelaskan bahwa dirinya membangun dapur dirumahnya sendiri.
Saat dikonfirmasi Suarabekaci.id, ibu AF menjelaskan kronologis peristiwa yang kini diketahui telah berakhir damai tersebut.
Menurut AF, kronologisnya saat hendak membangun dapur dirumahnya dengan meminta tolong kepada salah satu keluarga agar tidak perlu mengeluarkan biaya jasa tukang, hal itu mengingat bahwa kondisi keuangannya sedang tidak memungkinkan.
Akan tetapi pihak karang taruna memaksa AF agar menggunakan jasa mereka untuk membangun dapur tersebut, karena sebelumnya pembuatan septi tenk juga telah menggunakan jasa karang taruna setempat.
Merasa tak memiliki biaya, maka AF menolak untuk menggunakan jasa karang taruna, namun berdasarkan bukti Voice Note dari adik AF dan Percakapan singkat, pihak karang taruna tetap meminta uang kontribusi dengan alasan pemberdayaan sebesar 1 juta rupiah.
"Kalau mau seperti itu juga tidak apa apa, harus ada uang pemberdayaannya senilai 1 juta," beginilah ucapan salah satu penggiat karang taruna kepada Adik AF seperti dalam rekaman Voice Note.
Hal tersebutlah yang memicu kekesalan AF, sehingga dirinya mengungkapkan ke media sosial Facebook melalui status.
" Saya sudah utus adik saya buat ngomong dan ijin pendirian dapur dirumah saya sendiri, tetapi mereka bilang ke adik saya seperti itu, otomatis saya merasa gak nyaman, makanya saya posting di Facebook pribadi saya," begitulah ungkap AF melalui pesan singkatnya.
Unggahan status itu kemudian langsung viral dengan diunggah ulang di beberapa jejaring sosial media.
Kesalahpahaman dan selisih pun sempat terjadi diantara keduanya.
Berita Terkait
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74