SuaraBekaci.id - Dua ekor monyet masuk ke pemukiman warga, Kompleks PAM Jalan Tirta Sari Kelurahan Jatikramat Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Rabu (27/10/2021)
Sekretariat Rukun Tetangga ( RT ) Kompleks pun langsung melaporkan Pemadam Kebakaran Kota Bekasi agar monyet tersebut diamankan dan tidak berkeliaran di sekitar warga.
6 orang Damkar pun diterjunkan mengamankan monyet liar tersebut. Namun, setelah berjam-jam berusaha menangkap, petugas gagal dan monyet pun menghilang.
Petugas yang mengenakan seragam berwarna biru dan orange dengan kelengkapan helm dan sepatu bots bahu membahu berpencar menyisir ke segala arah, akan tetapi monyet monyet tersebut belum tertangkap.
Kasi Komunikasi dan Investigasi Heri Kurnianto menjelaskan, laporan tersebut datang setelah beberapa hari terakhir warga melihat dan mendapati dua ekor monyet liar yang berkeliaran di sekitaran komplek.
“ Ya jadi ada monyet liar, sudah beberapa kali masuk ke daerah sini, tapi setiap mau ditangkap warga selalu lepas, makanya lapor ke kami.” Jelas Heri Kurnianto , Kamis (28/10/2021)
Lebih lanjut Heri menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga, monyet monyet tersebut sering mendatangi warga hanya untuk meminta makan dan belum ada indikasi mengganggu.
Dugaan sementara monyet-monyet tersebut kemungkinan peliharaan salah satu warga, namun belum dapat dipastikan kebenaran tersebut.
“Kami masih terus menyelidiki apakah itu monyet liar atau memang ada yang memelihara, maka dari itu kami himbau kepada warga sekitar agar segera menghubungi petugas Damkar Kota Bekasi apabila melihat kedatangan monyet itu kembali,” terang Heri lebih lanjut lagi.
Heri menjelaskan bahwa Tim yang diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap monyet liar tersebut adalah Regu Rescue Pleton B sebanyak 6 anggota menyusuri rumah rumah warga yang sering didatangi monyet hingga ke perkebunan pohon bambu di area belakang komplek PAM.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka