SuaraBekaci.id - Tren es krim geprek sedang ramai di sosial media. Video seorang pria yang hendak mengikuti tren tersebut datang ke restoran cepat saji McDonalds membawa ember dan memesan es krim.
Es Krip Geprek yang viral di tiktok adalah beberapa es krim cone renyah yang dituang terbalik dalam sebuah wadah kemudian digeprek baru dimakan.
Momen tersebut ia bagikan melalui akun TikTok @kevinooc. Pria bernama Kevin ini kemudian membawa ember hitam ke kasir dan menyebutkan hendak membeli es krim cone pada pegawai McDonald's.
Dirinya memesan 10 es krim cone untuk dimasukkan ke dalam ember hitam. Setelah es krim datang, ia langsung menaruhnya secara terbalik di dalam ember itu.
Sebelumnya ia memang sudah berjanji hendak membeli es krim cone satu ember penuh. Ia membeli 10 cone es krim McDonald's karena persediaannya yang terbatas.
Setelah ember itu penuh, ia langsung menghancurkan es krim beserta cone-nya menggunakan sendok. Rupanya pria ini juga memilih untuk makan es krim geprek di dalam ember hitam itu langsung di gerai McDonald's.
Menurutnya, rasa es krim geprek di dalam ember itu sangat enak. Ia kemudian juga penasaran ingin mencoba makan makanan lain di dalam ember.
Video ini rupanya menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Ember hitam auto kecium baunya masa," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Wah, sendoknya kekecilan kalau buat di ember. Harusnya pakai sendok buat adukan semen," ujar warganet ini.
"Eh, ini embernya bahaya kan ya kalau buat makanan? Soalnya kan nggak foodgrade," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Minggu (24/10/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 100 ribu kali di TikTok.
Nonton Video Es Krim Gepres Pakai ember Plastik Hitam ini di SINI
Berita Terkait
-
Belanja Tanpa Plastik: Seberapa Efektif Tas Reusable Kurangi Sampah?
-
TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?
-
Mungkinkah Mewujudkan Ramadan Tanpa Plastik?
-
Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Makna Logo LPDP dan Sejarahnya di Indonesia
-
Imlek Prosperity 2026, BRI Hadirkan Pengalaman Eksklusif Sambut Tahun Kuda Api
-
Skandal Kuota Haji Memanas: Staf Asrama Haji Bekasi Jadi Saksi Kunci KPK
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!