SuaraBekaci.id - Turap atau dinding penahan tanah sepanjang 150 meter yang berada di saluran Kali Pulo Nangka, Pulogadung, Jakarta Timur, ambles karena tergerus air saat hujan deras pada Selasa (19/10).
Lurah Kayu Putih, Tuti Sugihastuti mengatakan, ada tiga titik amblesnya turap dengan panjang masing-masing sekitar 50 meter. Beberapa bagian turap yang ambles bahkan nyaris mengikis jalan.
"Ada kemungkinan turap di Jalan Pulonangka ini terkikis hujan. Turap ini longsor yang kemudian berdampak kepada jalan. Pondasi jalan ini turun sehingga kontur tanah turun," kata Tuti Sugihastuti di Jakarta, Kamis (21/10/2021).
Tuti menambahkan, pihaknya langsung berkomunikasi dengan suku dinas terkait untuk menangani turap yang ambles tersebut.
"Sejauh ini kami sudah berupaya dengan sektor terkait baik SDA dan Bina Marga. Kami tunggu dari mereka," ujar Tuti.
Dia mengatakan, perbaikan turap tersebut perlu segera dilakukan karena dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan warga sekitar. Pihaknya juga telah memasang tanda di atas jalan agar tidak dilintasi warga.
"Ada kekhawatiran turap dari kali ini (ambles) lebih panjang lagi karena akan ke saluran kali besar," kata Tuti. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74