SuaraBekaci.id - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Uryan Riana meminta pihak terkait pembangunan Underpass Cibitung, Kabupaten Bekasi segera membuat site plan atau denah baru.
Kepada suarabekaci.id Uryan menjelaskan, pihaknya menunggu pihak terkait Underpass Cibitung untuk melanjutkan proses pembangunan akses jalan Cibitung dan Cikarang itu.
Pihak terkait disebutkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi dan Pengembang Metropolitanland atau Metland.
Uryan lalu menjelaskan, ihwal pembangunan Underpass Cibitung terhenti.
"Memang pembangunan underpass cibitung ini terkendala penolakan warga perumahan Telaga Sakinah dan Telaga Harapan. Kami selaku legislatif sudah memfasilitas pihak perumahan, Kecamatan Cibitung, Kecamatan Cikarang Barat, Kepala Desa dan pengembang Metland, untuk mediasi tapi ternyata masih alot," jelasnya Uryan, Selasa (19/10/2021).
Dari pertemuan tersebut lanjut Uryan, pihak perumahan menolak site plan atau denah Metland yang menggambar akses jalan menembus area perumahan.
Pihak perumahan lalu menawarkan solusi bahwa jalan Underpass cibitung bisa menggunakan Jalan Lingkungan milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.
"Mereka bilang pakai saja jalan lingkungan pemda, jalan itu bisa diperlebar, sehingga tidak perlu pakai jalan perumahan karena menganggu dan khawatir nanti-nantinya akan kena gusuran," kata Uryan mengutip komentar perwakilan perumahan saat mediasi.
"Nah dari mediasi itu sudah mengambil keputusan yakni menggunakan akses jalan lingkungan milik pemda. Nah sampai sekarang kita belum terima lagi nih site plan baru dari eksekutif maupun dari pengembang. Kami sifatnya hanya menunggu dan lihat bagaimana siteplan baru dari Metland,Wait n see, dan diharapkan tidak menganggu warga dan pengguna jalan".
Baca Juga: Jalan Underpass Cibitung, Pembangunan Terkendala Penolakan Warga 2 Perumahan
"Segala persoalan tidak boleh menggunakan konsep otoriter, harus win win solution, tanpa menekan pada salah satu pihak, kalau mendapat solusi harus keikhlasan dan kelapangan dada dari semua pihak. Jangan ada sok jago sok punya uang, nggak boleh," pesan Uryan.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Underpass Cibitung sudah dua tahun tak kunjung rampung. Diketahui, pembangunan sempat terkendala covid-19 tapi yang utama, pembangunan terkendala penolakan warga dua perumahan.
Pekerjaan konstruksi Underpass Cibitung dilaksanakan sejak 2019. Tepatnya, setelah Pemkab Bekasi menyelesaikan pembebasan lahan seluas 6.061 meter persegi.
Underpass Cibitung nantinya adalah akses dari Cibitung menuju area Cikarang Barat, digadang-gadang sebagai solusi kemacetan panjang di area tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu
-
Kadis PUPR Kota Bengkulu Dicecar KPK soal Proyek IPAL hingga Dugaan Penerimaan Uang
-
Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU