SuaraBekaci.id - Seorang putri Kiyai, bertransformasi menjadi seorang laki-laki. Amar Alfikar, transgender 30 tahun, terlahir sebagai anak perempuan dari keluarga pesantren.
Ayahnya adalah kyai, seorang penceramah ulung yang dihormati. Namun Amar gelisah. Dia tidak merasa bahwa dirinya adalah perempuan.
Setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelisahan, Amar memutuskan untuk bertransisi menjadi laki-laki.
Melansir dari BBC, bagaimana pandangan islam tentang transgender transpria.
Menurut Rektor Institut Islam Fahmina, Lembaga Pendidikan Islam yang berfokus pada kajian gender dan Hak Asasi Manusia (HAM), Marzuki Wahid menjelaskan panjang tentang transgender.
Marzuki Wahid juga pimpinan (mudir) Ma'had Aly Kebon Jambu Al-Islamy, perguruan tinggi pesantren dengan kurikulum kesetaraan dan keadilan gender.
Dr KH Marzuki Wahid yang dikenal sebagai kyai berpandangan progresif ini juga menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia PBNU (Lakpesdam PBNU).
Berikut penuturan Dr KH Marzuki Wahid:
Islam sebetulnya bukan semata-mata teks, tapi juga realitas. Dan dialog antara teks dengan realitas, itulah sebetulnya Islam.
Islam itu dinamis, sejak zaman nabi sampai sekarang selalu terjadi dinamika dan perubahan, dan perubahan itu mengikuti perubahan realitas.
Karena itu ketika ada suatu masalah baru, kontemporer, tentu pertama yang kita dekati adalah realitas itu sendiri.
Misalnya soal isu transgender atau transeksual. Kita tanyakan kepada yang bersangkutan, bagaimana sebetulnya duduk masalahnya?
Seperti apa perasaannya, prosesnya, dampaknya, dan seterusnya. Baru kemudian kita melihat, gimana teksnya. Nah dialog antara teks dan realitas itulah yang kemudian kita menemukan dan menentukan status pandangan keislaman.
Bagaimana pandangan keislamannya?
Saya kira transgender itu juga tidak tunggal. Para ulama melihat realitasnya, apakah seorang trans itu amdan, sengaja menjadi trans, ataukah ghoiro amdin, artinya dia tidak menghendaki tapi itu di luar kuasa dia. Dalam konteks ini saya melihat kasus per kasus.
Berita Terkait
-
Berkunjung ke Jakarta Saat JRF 2026? Ini Fasilitas yang Bisa Dinikmati
-
25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen
-
Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar
-
Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS
-
Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel