SuaraBekaci.id -
Sembelit atau susah buang besar pernah dialami setiap orang. Gejala sembelit yang umumnya ditemui seperti tinja yang keras hingga harus mengejan untuk buang air besar. Jika sudah kronis, disarankan berkonsultasi ke dokter.
Namun, untuk kasus sembelit yang belum terlalu parah, kamu bisa mencoba mengatasinya dengan mengonsumsi beberapa makanan dan minuman tertentu, yang bisa meredakan sembelit. Apa saja? Ini dia, sebagaimana diwartakan Insider, Rabu (13/10/2021).
- Kopi
Kopi mampu memicu usus besar berkontraksi dan memproduksi gastrin, sejenis asam lambung untuk meningkatkan pergerakan makanan, yang akhirnya efektif untuk melancarkan pencernaan.
- Kopi
Namun yang perlu diingat, terlalu banyak mengonsumsi kopi dan kafein bisa meningkatkan risiko dehidrasi, yang malah memperburuk sembelit. Sehingga disarankan minum banyak air saat mengonsumsi kafein.
2. Air
Tubuh yang terhidrasi membuat tinja atau kotoran jadi lebih lunak, sehingga mudah untuk dikeluarkan.
"Karena serat mendominasi tinja, maka air akan membantu melunakan dan menyeimbangkan bagaimana tinja bergerak di sistem pencernaan," ujar Ahli Diet Toronto Kanada, Abby Langer.
3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, seperti buncis dan kacang polong, penuh dengan serat yang bisa jadi solusi tepat untuk meredakan sembelit.
Sembelit mampu diatasi dengan kacang-kacangan, selain karena tinggi serat, juga karena mengandung pati resisten. Pati resisten oleh pencernaan diolah lebih lama dibanding pati sederhana seperti nasi atau kentang.
4. Probiotik
Bakteri baik atau probiotik bisa datang melalui makanan dan minuman seperti yogurt, kefir, kol parut, hingga acar. Probiotik seumpama suplemen yang membantu atasi masalah pencernaan.
Hal ini juga selaras dengan penelitian kecil di 2012 pada perempuan hamil di atas 18 tahun, yang menemukan pemberian campuran probiotik selama empat minggu bisa mengurangi sembelit.
5. Plum
Buah plum yang dikeringkan ampuh meredakan sembelit karena mengandung pencahar alami, yaitu sorbitol.
Sorbitol adalah jenis gula yang ditemukan pada tumbuhan. Dari total kandungan gula dalam plum, sekitar 28 persen berasal dari sorbitol.
Tidak hanya itu, plum juga tinggi serat larut dan tidak larut. Serat tidak larut ampuh mempercepat proses pencernaan. Sedangkan serat larut membuat jumlah feses jadi lebih banyak, sehingga mudah untuk dikeluarkan.
Adapun pada setiap 100 gram plum terkandung rerata sekitar 6 gram serat, yang berarti empat kali lebih banyak dari kandungan serat di buah plum segar.
Berita Terkait
-
Buah Kiwi, Kunci Rahasia Meringankan Sembelit dan Memperbaiki Pencernaan
-
Begini Cara Ular Buang Air Besar, Prosesnya Ternyata Unik dan Tak Disangka
-
Benarkah Main HP Saat BAB Bisa Picu Ambeien? Ini Peringatan Ahli!
-
3 Fakta Tersangka Buang Air Besar di Mobil Polisi Bengkulu, Viral di Media Sosial!
-
Ironi Jakarta: Kota Metropolitan, Warganya BAB Tanpa Sanitasi Layak!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Irfan Hakim Sebut Jumlah Hewan Kurban Tahun Ini Meningkat
-
Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung
-
Panik Akan Disembelih, Sapi Kurban Masuk Gorong-gorong
-
Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
-
Diduga Serangan Jantung, Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Makkah